Penuhi Kuorum Parlemen Komisi I DPR Gelar Sidang Pertahanan
![]() |
| Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengikuti rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2025). |
JAKARTA - Ruang rapat Komisi I DPR di kompleks Senayan menjadi titik sentral perbincangan tingkat tinggi terkait arah kebijakan pertahanan masa depan, Rabu (10/6/2026). Pertemuan yang membedah lembar Rencana Kerja dan Anggaran serta Rencana Kerja Pemerintah tahun 2027 ini dinyatakan sah bergulir setelah memenuhi aturan main tata tertib parlemen.
Ketua Komisi I DPR, Utut Adianto, memandu jalannya sidang dengan terlebih dahulu memvalidasi tingkat kehadiran perwakilan rakyat. Absensi ini menjadi fondasi hukum yang mutlak sebelum para legislator membedah kebutuhan anggaran miliaran rupiah di sektor keamanan nasional.
"Berdasarkan catatan sudah tujuh fraksi yang hadir dan berdasarkan kuorum sudah memenuhi tata tertib," ucap pimpinan komisi tersebut meyakinkan legalitas forum.
Hadir menempati posisi mitra dari pihak pemerintah adalah Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, yang dikawal langsung oleh Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto. Susunan elit ini semakin solid dengan bergabungnya pucuk pimpinan dari setiap satuan angkatan bersenjata.
Deretan bangku depan turut diisi oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Maruli Simanjuntak, bersama Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana Muhammad Ali. Hadir pula melengkapi formasi pertahanan udara yakni Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Marsekal Mohammad Tonny Harjono.
Karena sajian materi mencakup rencana detail pembelian alat utama sistem persenjataan serta pemetaan area operasi, forum langsung menyadari perlunya sterilisasi ruang lingkup. Pokok-pokok pikiran yang dipertukarkan dalam lembar kerja tersebut memuat sandi dan informasi spesifik yang dilarang bocor.
"Saya mohon persetujuannya, karena ini sifatnya sangat strategis dan sekaligus ada unsur kerahasiaan negara, dengan ini saya mohon persetujuan rapat dinyatakan tertutup," papar politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu menawarkan mekanisme sidang.
Mendapat respons positif dari jajaran fraksi maupun pihak kementerian yang hadir, jalannya pemeriksaan rencana anggaran pun resmi terlepas dari sorotan umum.
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, rapat kami buka dan kami nyatakan tertutup," pungkasnya meresmikan dimulainya perdebatan dan analisis dokumen belanja negara tahun mendatang.***











