Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
15 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Kampus

Bebas Makanan Basi, Ketua BKSAP DPR Acungi Jempol Integrasi Layanan Jamaah di Tanah Suci

Bebas Makanan Basi, Ketua BKSAP DPR Acungi Jempol Integrasi Layanan Jamaah di Tanah Suci
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Maazat
Rabu, 03 Juni 2026 06:36 WIB

MAKKAH - Penurunan drastis jumlah jamaah yang wafat menjadi indikator utama kesuksesan operasional haji tahun ini. Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Maazat menilai pencapaian tersebut adalah bukti konkret matangnya sistem tata kelola penyelenggaraan haji 2026.

Syahrul yang ikut melaksanakan rukun Islam kelima sebagai jamaah reguler, memantau langsung bagaimana perbaikan sistemik diterapkan sejak dari Tanah Air hingga tiba di Arab Saudi.

"Data jamaah haji yang wafat turun signifikan. Ini menandakan pengelolaan ibadah haji sudah dilakukan dengan baik jauh sebelum proses keberangkatan," papar Syahrul Aidi, Senin (1/6/2026).

Perbaikan Menyeluruh Lintas Sektor

Klaim membaiknya pelayanan ini bukan isapan jempol semata. Kolaborasi dan koordinasi antarpetugas di lapangan, termasuk sinergi bersama Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, terbukti mampu menciptakan ritme ibadah yang lebih aman dan tertata.

Ia menyoroti lompatan kualitas di berbagai elemen layanan dasar jamaah:

  • Mobilisasi Terpadu: Manajemen keberangkatan dan transportasi lokal terpantau jauh lebih tertib.
  • Mitigasi Kesehatan: Kesiapan layanan kesehatan di tiap posko berhasil meminimalkan risiko medis yang fatal.
  • Revolusi Katering: Penyakit tahunan berupa makanan basi tidak lagi ditemukan.

"Sementara untuk makanan sudah jauh lebih baik. Tidak ada lagi makan makanan yang basi dan rasa sesuai lidah kita sebagai masyarakat Indonesia," jelasnya merespons peningkatan kualitas gizi jamaah.

"Secara umum pelaksanaan haji tahun ini jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," tambah Syahrul memberikan apresiasi.

Kini, seluruh elemen petugas tengah bersiaga penuh mengawal kepulangan ratusan ribu jamaah Indonesia. Proses pemulangan akan memakan waktu kurang lebih satu bulan, dengan jadwal terbang mulai 1 hingga 29 Juni 2026. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Kampus
wwwwww