Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
9 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Persebaya Surabaya Bangun Kekuatan Musim Depan

Persebaya Surabaya Bangun Kekuatan Musim Depan
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernando Tavares. (Ileague.id)
Selasa, 02 Juni 2026 20:50 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Persebaya Surabaya menutup Super League 2025/2026 dengan hasil yang cukup positif. Tim Bajul Ijo berhasil mengamankan posisi ke-4 klasemen akhir dengan perolehan 58 poin dari 34 laga.

Hasil tersebut diraih lewat catatan 16 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 8 kekalahan sepanjang musim. Posisi empat besar menjadi pencapaian penting bagi Persebaya yang terus berupaya kembali menjadi penantang serius dalam perebutan gelar juara.

Bagi Persebaya, keberhasilan finis di posisi keempat bukan sekadar angka di klasemen. Posisi tersebut dianggap sebagai bukti bahwa tim mampu memberikan kebahagiaan bagi para pendukungnya.

“Sangat penting. Finis di posisi 4 tentu lebih baik daripada posisi 5. Jika kita finis di posisi 4, itu menunjukkan kita melakukan pekerjaan yang bagus membuat suporter bahagia,” ujar pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.

Untuk itu dia menegaskan klub tidak ingin terlena dengan hasil musim ini. Selanjutnya untuk musim depan, fokus utama tetap membangun kekuatan tim sesuai kemampuan klub dan menjaga mentalitas rendah hati.

“Seperti yang saya bilang, kami harus menganalisis semuanya. Mengenai transfer, kami mencari yang terbaik untuk tim sesuai dengan apa yang dimungkinkan oleh manajemen,” imbuhnya. 

Sebab musim depan akan menjadi tantangan yang lebih besar bagi Persebaya. Membuat kedalaman skuat dan konsistensi permainan menjadi faktor penting. Namun Bernardo Tavares memilih tidak memasang target muluk-muluk di depan publik. 

“Target kami selalu memenangkan laga selanjutnya. Persebaya sudah lama tidak juara sejak 2004, jadi kita harus tetap rendah hati,” kata pelatih asal Portugal itu.

Selain itu dia juga berharap atmosfer positif yang ditunjukkan suporter musim ini terus terjaga. Menurutnya, dukungan Bonek menjadi salah satu energi terbesar bagi tim sepanjang kompetisi berlangsung.

“Jangan beri tekanan berlebih meski tahun depan klub berusia 100 tahun. Biarkan kami bekerja dan semoga atmosfer suporter seperti ini bisa terus ada, itu memberi energi luar biasa,” sambungnya.

Kini di balik perjalanan panjang musim ini, ada sejumlah momen yang paling membekas bagi sang pelatih. Salah satunya adalah gairah luar biasa yang ditunjukkan suporter Persebaya, baik saat bermain di kandang maupun tandang.

“Salah satu hal yang paling saya sukai adalah antusiasme suporter saat kita main di kandang. Saya juga ingat hasil tandang melawan Arema FC, apa yang dilakukan suporter untuk menyambut pemain saat tiba. Tidak mudah menemukan klub dengan gairah seperti ini,” pungkas Tavares. ***

wwwwww