Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
12 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
2 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
2 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Gunung Marapi Sumbar Kembali Erupsi, Lontarkan Abu Setinggi 2000 Meter

Gunung Marapi Sumbar Kembali Erupsi, Lontarkan Abu Setinggi 2000 Meter
Sabtu, 30 Mei 2026 09:55 WIB
PADANG – Gunung Marapi di Provinsi Sumatera Barat kembali mengalami erupsi, Sabtu (30/5/2026) pagi. Letusan ini melontarkan kolom abu vulkanik setinggi kurang lebih 2.000 meter dari atas puncak atau sekitar 4.891 meter di atas permukaan laut.

Ketua Pos PGA Bukittinggi, Ahmad Rifandi membenarkan adanya aktivitas vulkanik tersebut yang terekam dengan jelas pada alat pemantau.

"Telah terjadi erupsi Gunung Marapi, Sumatera Barat pada tanggal 30 Mei 2026 pukul 08.54 WIB," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/5/2026).

Kolom abu yang dimuntahkan terpantau berwarna kelabu dengan intensitas tebal yang condong tertiup angin ke arah timur laut, tepatnya di sekitar wilayah Tanah Datar.

"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi sementara ini lebih kurang 1 menit 25 detik," tambahnya.

Saat ini, status Gunung Marapi berada pada Level II atau Waspada. Masyarakat di sekitar gunung, termasuk para pendaki maupun wisatawan, dilarang keras memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Kawah Verbeek.

Pemerintah juga mengingatkan warga yang bermukim di sekitar lembah dan aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi untuk mewaspadai ancaman bahaya lahar saat musim hujan. Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau segera menggunakan masker penutup hidung dan mulut demi menghindari gangguan infeksi saluran pernapasan. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww