Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
15 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
5 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
5
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
5 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Kampus

Menkeu Beberkan Investigasi Sepuluh Raksasa Eksportir CPO

Menkeu Beberkan Investigasi Sepuluh Raksasa Eksportir CPO
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Kamis, 28 Mei 2026 01:01 WIB
JAKARTA – Aparat penegak hukum tengah mengusut dua dari 10 perusahaan eksportir minyak kelapa sawit (CPO) yang diduga kuat melakukan manipulasi transfer pricing dan under-invoicing. Praktik curang ini memicu kerugian negara secara signifikan akibat rendahnya setoran pajak dari laba perusahaan yang sengaja ditekan, Rabu (27/5/2026).

Tindakan tegas aparat ini merupakan tindak lanjut dari temuan awal Kementerian Keuangan. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengonfirmasi proses hukum yang sedang berjalan terhadap entitas bisnis yang terbukti melakukan pelanggaran tersebut.

"Itu dua betul," tegasnya di Kantor Kemenko Perekonomian.

Penyelidikan mendalam terhadap 10 eksportir raksasa ini tidak dilakukan sendirian oleh Kementerian Keuangan. Pihaknya berkolaborasi dengan lembaga audit dan penegak hukum untuk memastikan seluruh bukti terkumpul secara komprehensif.

"Kami yang menyelidiki awal melalui data-data, kemudian kami bekerja sama dengan BPKP dan Kejaksaan Agung. Ada lengkap kita data-data, 10 eksportir yang besar," urainya.

Inti dari permasalahan ini terletak pada skenario penjualan komoditas sumber daya alam ke anak usaha yang berada di Singapura. Dokumen transaksi direkayasa agar barang terlihat dibeli oleh trading company perantara, sementara fisik muatan tetap berada di jalur pelayaran menuju pembeli akhir.

"Jadi 10 perusahaan itu jual ke Singapura lewat trading company. Sebenarnya barangnya ke sana langsung karena kapalnya enggak berubah, tapi kertasnya berbeda," sambungnya mengakhiri penjelasan. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Kampus
wwwwww