Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
14 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
3 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
5
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
3 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Cendekia

KPK Kantongi Identitas Penyuap Proyek DJKA ke Budi Karya Sumadi

KPK Kantongi Identitas Penyuap Proyek DJKA ke Budi Karya Sumadi
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, menjawab pertanyaan wartawan usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus korupsi di DJKA di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan H.R Rasuna Said, Jakarta, Rabu (26/7/2023). (Foto: Inilah.com)
Kamis, 28 Mei 2026 07:01 WIB

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi identitas terduga pemberi uang terkait dugaan korupsi proyek jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) kepada mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Dugaan aliran uang panas ini menguat setelah penyidik menyita uang tunai senilai Rp700 juta dari Robby Kurniawan. Robby diketahui merupakan staf ahli Budi Karya saat masih menjabat. KPK menduga jumlah uang korupsi yang mengalir ke berbagai pejabat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) lebih besar dari barang bukti tersebut.

"Ya, kemungkinan untuk (Budi Karya) diperiksa pasti ada," ujar Ketua KPK, Setyo Budiyanto di Kabupaten Serang, Banten, Kamis (21/5/2026).

Selain mengusut dugaan suap, penyidik juga menemukan bukti permulaan mengenai penerimaan gratifikasi dalam proyek jalur kereta api tersebut. Langkah pendalaman dilakukan dengan memeriksa dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenhub, yakni Iman Sukandar dan Benny Nurdin Yusuf.

"Penyidik meminta keterangan soal dugaan penerimaan yang dilakukan pihak-pihak di Kemenhub, dari Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat. Pemeriksaan ini terkait dugaan pasal 12B-nya," jelas Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (26/5/2026). ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Cendekia
wwwwww