Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
13 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Hadapi Persik, Tavares Pilih Redam Euforia dan Minta Tetap Fokus

Hadapi Persik, Tavares Pilih Redam Euforia dan Minta Tetap Fokus
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares. (Ileague.id)
Jum'at, 22 Mei 2026 23:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Persebaya Surabaya menghadapi laga terakhir Super League 2025/2026 dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah kemenangan telak pada pertandingan sebelumnya.

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares memilih meredam euforia dan meminta tim tetap fokus penuh saat pekan ke-34 menghadapi Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (23/5/2026) sore.

Menurutnya Persik bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Bahkan, dia menilai pertandingan melawan Persik selalu menghadirkan tekanan dan kesulitan tersendiri bagi tim.

Dia juga menyinggung catatan pertemuan kedua tim yang menunjukkan Persik kerap menyulitkan dalam beberapa musim terakhir.

“Jika melihat sejarah, dari 7 pertemuan terakhir, Persebaya hanya menang 2 atau 3 kali. Artinya, Persik punya hasil bagus melawan Persebaya,” kata pelatih asal Portugal itu.

Selain itu kemenangan besar 7-0 pada laga sebelumnya justru menjadi kekhawatiran tersendiri baginya. Karena ia takut pemain menganggap laga kontra Persik akan berjalan mudah.

“Padahal tidak akan mudah. Besok kita bermain sore hari, mungkin akan panas,” imbuhnya.

Untuk itu dia meminta pemain tetap disiplin, terutama dalam transisi bertahan dan menjaga organisasi permainan ketika kehilangan bola.

“Saya harap tim bisa melakukan hal-hal baik seperti pertandingan sebelumnya dan mencoba menghindari kesalahan seperti transisi bertahan. Kita harus lebih cepat bereaksi saat kehilangan bola dan menjaga posisi," tutur Tavares.

"Persik memiliki pemain-pemain bagus yang bisa menendang dari luar kotak penalti dan melakukan crossing dengan baik,” sambungnya.

Kini baginya, laga penutup BRI Super League 2025/26 ini bukan hanya soal klasemen, tetapi juga tentang meninggalkan kesan positif sebelum memasuki musim baru.

“Ini adalah laga terakhir kita di kandang. Kami ingin menutupnya dengan cara yang baik, dan cara terbaik adalah dengan mencoba mengumpulkan tiga poin,” pungkas mantan pelatih PSM Makassar ini. ***

wwwwww