Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
14 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
2
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Parlemen
18 jam yang lalu
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Home  /  Berita  /  Kampus

Hari Kebangkitan Nasional, Saadiah Ingatkan Ancaman Masa Depan Generasi Indonesia

Hari Kebangkitan Nasional, Saadiah Ingatkan Ancaman Masa Depan Generasi Indonesia
Anggota DPR RI, Saadiah Uluputty. (Ist)
Rabu, 20 Mei 2026 14:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi momentum penting untuk mengingatkan seluruh elemen bangsa agar tidak lengah menjaga masa depan generasi muda Indonesia.

Anggota Fraksi PKS DPR RI Saadiah Uluputty menegaskan semangat kebangkitan nasional tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan semata, melainkan harus diwujudkan melalui kepedulian nyata terhadap anak-anak bangsa.

“Hari Kebangkitan Nasional selalu menjadi pengingat bahwa bangsa ini lahir dari semangat persatuan, kepedulian, dan tekad untuk terus bangkit menghadapi setiap tantangan zaman,” kata Saadiah dalam keterangannya, Selasa (20/5/2026).

Dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” dinilai memiliki makna mendalam bagi arah masa depan Indonesia.

Menurut Saadiah, generasi muda adalah fondasi utama yang akan menentukan kekuatan bangsa di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

“Mereka adalah tunas bangsa yang kelak akan melanjutkan cita-cita para pendiri negeri, menjaga persatuan, merawat kebhinekaan, dan membawa Indonesia menjadi bangsa yang semakin kuat dan berdaulat,” ucapnya.

Legislator asal Maluku itu menekankan bahwa menjaga generasi muda tidak cukup hanya melalui slogan atau pidato, tetapi harus dibuktikan dengan pemerataan pembangunan dan akses pendidikan yang adil hingga ke wilayah kepulauan.

“Sebagai wakil rakyat dari Maluku di Komisi V DPR RI, saya percaya bahwa menjaga tunas bangsa tidak cukup hanya dengan kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui pembangunan yang merata, pendidikan yang berkualitas, akses infrastruktur yang adil, serta lingkungan yang aman dan penuh harapan bagi anak-anak negeri, termasuk di wilayah kepulauan,” tegasnya.

Saadiah juga mengingatkan bahwa makna kebangkitan nasional saat ini bukan sekadar mengenang sejarah perjuangan masa lalu, melainkan menyiapkan generasi yang mampu membawa Indonesia lebih maju di masa depan.

“Kebangkitan nasional hari ini bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi tentang bagaimana kita bersama-sama menyiapkan masa depan Indonesia dengan generasi yang tangguh, cerdas, dan berakhlak,” jelasnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum memperkuat persatuan dan menjaga generasi penerus bangsa demi kedaulatan negara.

“Selamat Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026. Mari terus bangkit bersama, menjaga tunas bangsa demi kedaulatan negara dan Indonesia yang lebih maju,” pungkasnya. ***

wwwwww