Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
17 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
5
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Agnes Maria Yakin Sepak Bola Putri Indonesia Siap Tembus Piala Dunia

Agnes Maria Yakin Sepak Bola Putri Indonesia Siap Tembus Piala Dunia
Pesepakbola putri, Agnes Maria. (Ist)
Senin, 18 Mei 2026 21:04 WIB
Penulis: Bimo Putro Prihandoko
JAKARTA - Cahaya optimisme bagi masa depan sepak bola putri Indonesia bersinar terang lewat suara lantang pesepak bola berbakat, Agnes Maria.

Dalam podcast Jakarta Journalist Center (JJC Talks) bertajuk “Nasib Srikandi Lapangan Hijau”, Agnes menyebut regenerasi pemain putri kini berkembang begitu pesat hingga membuka peluang Indonesia menembus Piala Dunia wanita.

“Regenerasi sepak bola dan futsal wanita sangat bagus, wadah sudah banyak. Progres sudah berkembang. Skill pemain Indonesia sudah mumpuni,” ujar Agnes yang menjadi bintang tamu, Senin (18/5)

Pernyataan Agnes menghadirkan napas baru bagi dunia sepak bola perempuan Tanah Air, yang lama dipandang sebelah mata namun kini mulai menunjukkan taringnya.

Meski menilai teknis permainan pemain putri Indonesia sudah unggul, Agnes tak menutup mata terhadap tantangan yang masih mengadang.

“Cara bermain kita sudah oke, tapi ada kendala di postur dan fisik. Kita butuh support dari pemerintah. Saya kira sepak bola putri Indonesia untuk masuk World Cup sangat memungkinkan,” katanya.

Optimismenya bukan sekadar harapan kosong melainkan cermin dari perkembangan nyata yang ia saksikan langsung di lapangan.

Agnes juga menegaskan pentingnya dukungan keluarga dalam membangun karier atlet perempuan. Ia mengajak para orang tua agar tidak lagi ragu ketika anak perempuannya menjajal dunia sepak bola.

“Enggak usah takut anak jika berkarier di sepak bola wanita. Kesempatan ada, semoga orang tua selalu memberi support ke anak,” tuturnya.

Pengalamannya sendiri menjadi bukti. Agnes mengaku sempat mendapat pertentangan, namun kegigihannya justru mengantarnya pada berbagai pencapaian besar.

Pemain Jakarta 69 FC itu bukan hanya bersuara ia telah membuktikan kapasitasnya. Pada 2023, Agnes mengibarkan nama Indonesia dengan meraih Runner-up AIA World Championships di London, Inggris.

Tak hanya di rumput hijau, prestasinya juga merambah dunia akademik. Ia berhasil meraih beasiswa kuliah di salah satu universitas swasta terkemuka di Jakarta.

"Ini jadi bukti juga ke orang tua, kalau dari sepak bola kita bisa hidup dengan prestasi," katanya.

Menjelang akhir perbincangan, Agnes meninggalkan pesan kuat untuk para perempuan yang ingin menapaki dunia sepak bola.

“Untuk perempuan yang ingin jadi pesepak bola, motivasi diri kalian sendiri. Manfaatin kemampuan diri kalian sendiri.” Agnes menuturkan.

Pesan sederhana namun sarat kekuatan itu menjadi pengingat bahwa jalan menuju puncak tidak selalu mulus tetapi selalu mungkin.

Seiring meningkatnya perhatian publik dan meluasnya wadah pembinaan, sepak bola putri Indonesia kini berada dalam fase kebangkitan emas.

Suara Agnes Maria menjadi salah satu penanda bahwa generasi baru Srikandi Lapangan Hijau siap menorehkan sejarah besar.

Jika konsisten dalam pembinaan, dukungan, dan keberanian bermimpi jalan menuju Piala Dunia bukan lagi utopia, tetapi tujuan yang kian mendekat. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Gelanggang, Mimbar Bertuah, Binawidya
wwwwww