Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
10 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Sunan Amoragam Akan Tampil di Pattimura International Big Fight 2026

Sunan Amoragam Akan Tampil di Pattimura International Big Fight 2026
Promotor Nikolas Johan Kilikily, SH. MH bersama Sunan Agung Amoragam saat menandatangani kontrak. (Ist)
Kamis, 30 April 2026 19:31 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA – Petinju peraih medali perunggu Asian Games Jakarta 2018, Sunan Agung Amoragam siap tampil pada Kejuaraan Tinju Amatir dan Profesional (Ampro) bertajuk Pattimura International Big Fight 2026 yang akan berlangsung di Studio TVRI Senayan, Jakarta, 29 Mei 2026.

Hal itu diungkapkan Sunan, panggilan karibnya, bersama Manajernya Tanri Alanio Silatang usai menandatangani kontrak dengan promotor tinju Internasional, Nikolas Johan Kilikily SH. MH di HS Boxing Camp Ciseeng, Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/4/2026).

“Terimakasih Pak Promotor Nikolas Johan Kilikily yang telah memberikan kepercayaan saya tampil di Pattimura International Big Fight 2026. Infonya sih saya akan menghadapi petinju Thailand. Itu tidak masalah karena saya siap setiap saat menghadapi pertarungan dan juga merebut Sabuk Emas,” kata Sunan yang berasal dari Ternate, Maluku Utara.

Promotor Nikolas Johan Kilikily menyebut, Sunan merupakan salah satu petinju asal Maluku yang tampil dalam dua partai internasional dan dua partai nasional tinju profesional Pattimura International Big Fight 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-209.

Menurut Niko, panggilan karibnya, event Pattimura International Big Fight 2026 ini terispirasi atas kesukesesan Ellyas Pical yang merupakan petinju pertama Indonesia yang menjadi juara dunia kelas bantam IBF pada tahun 3 Maret 1985. Gelar juara itu diraih putra kebanggaan masayarakat Maluku itu 12 hari menjelang Peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura yang jatuh pada setiap 15 Mei.

Selain itu, kata Niko, Nico Thomas merupakan penerus Ellyas Pical yang meraih gelar juara dunia kelas terbang mini IBF pada tahun 1989. “Pattimura International Big Fight 2026 ini bukan hanya mengingatkan tentang kesuksesan Ellyas Pical dan Nico Thomas tetapi juga mendorong agar lahir petinju berkualitas bukan hanya dari Maluku tetapi dari daerah lainnya yang mampu mengibarkan Merah Putih dan Mengundangkan Lagu Indonesia Raya di ajang dunia,” tegasnya.

Mengingat temanya memperingati Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura, kata Niko, pihaknya akan menampilkan petinju asal Maluku dan Maluku Utara yang akan menghiasi pertarungan tinju amatir dan profesional.

Secara terpisah pemilik Sasana HS Boxing Camp, Hengky Silatang memberikan apresiasi promotor Nikolas Johan Kilikily yang kembali meramaikan pertandingan tinju amatir dan profesional. “Saya kenal dengan Bung Niko yang senang dunia tinju. Dia itu aset yang harus didukung karena dunia tinju profesional membutuhkannya,” kata Hengky Silatang. ***

wwwwww