Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Asuab Beach Games Sanya 2026

Kontingen Kecil Hasilkan 1 Emas dan 2 Perak, CdM KB: Terimakasih Atlet, Menpora Erick Thohir dan Presiden NOC

Kontingen Kecil Hasilkan 1 Emas dan 2 Perak, CdM KB: Terimakasih Atlet, Menpora Erick Thohir dan Presiden NOC
Pasangan Desak Made Rita Kusuma Dewi/Kadek Adi Asih meraih medali emas di Asian Beach Games Sanya 2026. (NOC Indonesia)
Rabu, 29 April 2026 23:45 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SANYA – Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Krisna Bayu memberikan apreasiasi atas keberhasilan atlet panjat tebing binaan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) pimpinan Yenny Wahid yang telah mempersembahkan 1 medali emas dan 2 perak bagi Indonesia pada Asian Beach Games Sanya 2026.

“Ini hasil luar biasa. Dengan hanya tampil di tiga cabor olahraga saja, kita embawa pulang 1 medali emas dan 2 perak ke Tanah Air. Terimasih atlet panjat tebing yang telah berjuang maksimal. Begitu juga dengan Pak Menpora Erick Thohir yang telah memberikan dukungan terhadap Kontingen Indonesia dan juga Bu Yenny Wahid yang telah mempersiapkan Timnas Panjat Tebing Indonesia dengan baik. Dan, saya juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden NOC Raja Sapta Oktohari yang setiap saat selalu memantau perjuangan atlet Indonesia,” ujar KB, panggilan karib Olynmpian Judo.  

Pasangan atlet panjat tebing putri asal Bali, Desak Made Rita Kusuma Dewi/Kadek Adi Asih, mencatatkan sejarah usai mempersembahkan medali emas pertama bagi Kontingen Indonesia untuk cabang olahraga panjat tebing pada Asian Beach Games Sanya 2026.

Turun di nomor nomor speed women’s relay, Desak/Asih tampil all out. Mengawali dari posisi keempat kualifikasi dengan waktu 14,27 detik, keduanya menunjukkan peningkatan signifikan.

Di babak semifinal, keduanya sukses menyingkirkan pasangan Tiongkok, Zhou Yafei/Deng Lijuan dengan catatan 13,174 detik, yang sekaligus memecahkan rekor dunia nomor speed women's relay.

“Kami tidak menyangka bisa memecahkan rekor. Kami hanya fokus tampil maksimal,” ujar Desak usai berlomba.

Momentum positif berlanjut di babak final. Desak/Asih memastikan medali emas usai mengalahkan pasangan Korea Selatan, Jeong Jimin/Sung Hanaerum lewat catatan waktu 13,76 detik.

“Saya persembahkan medali ini untuk Indonesia. Ini Asian Beach Games pertama saya dan langsung emas. Semoga menjadi awal yang baik untuk target berikutnya,” tambah Desak.

Bagi Asih, keberhasilan ini menjadi titik balik setelah gagal di nomor individu. “Medali emas Ini sangat berarti bagi saya. Terima kasih untuk semua dukungan yang diberikan,” ungkap Asih.

Selain emas dari sektor putri, Indonesia juga menambah medali perak melalui pasangan putra Raharjati Nursamsa/Antasyafi Robby di nomor men’s relay.

Keduanya tampil konsisten sejak kualifikasi dengan waktu terbaik 10,14 detik dan melaju ke final setelah mengalahkan wakil Kirgistan di babak 16 besar, China di kuarterfinal dan Kazakhstan di semifinal.

Pada partai puncak, Raharjati/Robby harus mengakui keunggulan pasangan Tiongkok, Long Jianguo/Zhao Yicheng. Wakil Tim Indonesia mencatat waktu 9,80 detik, terpaut tipis 0,05 detik dari wakil Tiongkok yang membukukan 9,75 detik.

“Hasil ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan meraih lebih banyak medali ke depan,” ujar Raharjati.

Robby menambahkan, capaian ini menjadi langkah awal menuju target yang lebih besar. “Semoga kami bisa terus berkembang hingga menembus Olimpiade,” harap Robby. ***

wwwwww