Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
7 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
4
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
7 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Opini

Saling Ejek, Pemuda Maluku Tenggara Terlibat Pertikaian Maut, Tiga Rumah Hangus, Satu Nyawa Melayang

Saling Ejek, Pemuda Maluku Tenggara Terlibat Pertikaian Maut, Tiga Rumah Hangus, Satu Nyawa Melayang
Bentrokan antar pemuda terjadi di Desa Danar Ternate, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, Jumat (27/3/2026). (Dok. Polres Maluku Tenggara)
Jum'at, 27 Maret 2026 13:09 WIB
TERNATE – Sebuah insiden tragis yang bermula dari tindakan saling ejek antarpemuda kembali memakan korban jiwa dan menghancurkan kedamaian lingkungan. Warga dari Kompleks Ohoitom dan Kompleks Danar Ternate di Desa Danar Ternate, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, terlibat bentrokan sejak Kamis (26/3/2026) malam hingga Jumat (27/3/2026) pagi.

Pertikaian berdarah ini dipicu oleh persoalan sepele yang seharusnya bisa diselesaikan dengan kepala dingin. Kejadian bermula saat seorang remaja melintasi area permukiman menggunakan sepeda motor dengan kecepatan tinggi. Tindakan yang dinilai mengganggu tersebut memicu ketidaknyamanan warga sekitar.

Namun, situasi berubah memanas ketika teguran justru dibalas dengan aksi saling ejek antar-pemuda dari dua kelompok. Lontaran kata-kata yang menyinggung perasaan membuat kedua belah pihak tersulut emosi dan kehilangan kendali.

Buntut dari aksi saling ejek tersebut, massa berdatangan dan saling serang menggunakan batu serta panah. Ketidakmampuan mengelola amarah ini berdampak sangat fatal. Seorang pemuda berinisial FAR (25) dikabarkan tewas di tengah kericuhan, meskipun aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematiannya.

Selain merenggut nyawa, amukan massa juga menghancurkan harta benda warga setempat yang tidak bersalah. Catatan kepolisian menyebutkan sebanyak tiga unit rumah dan satu unit sepeda motor hangus dilalap si jago merah.

Merespons eskalasi kekerasan, petugas gabungan langsung turun tangan untuk memisahkan kedua kelompok dan memutus rantai konflik agar tidak meluas.

"Personel Polres Maluku Tenggara sudah melakukan penyekatan dibantu satuan Brimob," jelas Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi.

Hingga kini, aparat masih disiagakan di lokasi kejadian untuk mencegah adanya aksi balasan sekaligus memburu para pelaku yang memicu kerusuhan berawal dari ejekan tersebut.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk menahan diri, tidak terprovokasi," pungkasnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:inilah.com
Kategori:Opini
wwwwww