Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Menpora Erick Tekankan Karakter Pemuda Patriotik hingga Akademi Olahraga Modern di Rapat Tingkat Menteri

Menpora Erick Tekankan Karakter Pemuda Patriotik hingga Akademi Olahraga Modern di Rapat Tingkat Menteri
Menpora Erick Thohir saat mengikuti Rapat Tingkat Menteri. (Kemenpora)
Jum'at, 06 Maret 2026 21:18 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, menghadiri Rapat Tingkat Menteri Koordinasi Gugus Tugas Manajemen Talenta Nasional (MTN) di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Pertemuan yang dipimpin oleh Menteri Bappenas, Rachmat Pambudy, tersebut membahas penguatan talenta untuk periode 2025–2029. Selaku Koordinator Gugus Tugas Bidang Olahraga, Menpora Erick memaparkan penguatan MTN yang akan dilakukan mulai dari bidang kepemudaan hingga olahraga.

Pada bidang kepemudaan, Menpora Erick menyatakan perlunya penanaman nilai patriotik, gigih, dan empatik bagi para pemuda. “Pemuda harus memiliki semangat patriotisme agar tidak mudah terpecah belah serta mampu menjaga persatuan bangsa. Selain itu, pemuda dituntut untuk bersikap gigih dan pantang menyerah sehingga mampu bersaing di era digital saat ini. Terakhir, pemuda juga harus memiliki rasa empati terhadap lingkungan sekitar, baik terhadap sesama manusia maupun terhadap alam,” ujarnya.

Di bidang olahraga, Menpora Erick menyampaikan bahwa melalui Manajemen Talenta Nasional, Presiden Prabowo meminta adanya konsolidasi pembinaan olahraga dengan mendorong pembentukan akademi olahraga yang terpadu, modern, berbasis teknologi, serta berfokus pada pembinaan prestasi pada 21 cabang olahraga unggulan.

“Kami akan membangun akademi olahraga nasional yang terintegrasi, baik di tingkat pusat maupun daerah. Akademi tersebut akan memiliki standar yang ditetapkan oleh Kemenpora guna memastikan kualitas pembinaan yang profesional dan merata di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Tak hanya pembangunan pusat akademi olahraga, Menpora Erick juga menegaskan peningkatan kualitas seluruh aspek olahraga, mulai dari atlet, pelatih, akademi, hingga guru olahraga di sekolah. Seluruhnya akan mendapatkan program sertifikasi yang melibatkan federasi olahraga.

“Untuk mengembangkan talenta di dunia olahraga, Kemenpora menyiapkan beasiswa LPDP bagi para atlet dan pelatih. Selain itu, kami juga berupaya agar para atlet mendapatkan dana pensiun sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas menegaskan bahwa penguatan Manajemen Talenta Nasional penting untuk menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

“Keunggulan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh sumber daya alam, tetapi juga oleh kualitas manusia yang inovatif, berkarakter, dan berprestasi,” paparnya. 

Melalui sinergi berbagai kementerian dan lembaga, pemerintah berharap sistem Manajemen Talenta Nasional dapat melahirkan generasi muda dan atlet Indonesia yang tidak hanya berprestasi di tingkat internasional, tetapi juga memiliki karakter kuat serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. ***

wwwwww