Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
6 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Ini Pandangan Mauricio Terkait Hasil Imbang Lawan Borneo FC

Ini Pandangan Mauricio Terkait Hasil Imbang Lawan Borneo FC
Persija Jakarta melawan Borneo FC yang berakhir imbang 2-2. (Ileague.id)
Rabu, 04 Maret 2026 19:46 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Persija Jakarta menyudahi laga pekan ke-24 Super League 2025/2026 kontra Borneo FC Samarinda dengan hasil kurang memuaskan. Berlaga di Jakarta International Stadium (JIS), Selasa (3/3/2026) kemarin, Macan Kemayoran ditahan imbang 2-2.

Persija sejatinya mampu unggul lebih dulu pada menit ke-47 lewat sepakan Gustavo Almeida. Namun, tim tamu menyamakan kedudukan melalui gol Juan Villa pada menit ke-62.

Tendangan jarak jauh Fabio Calonego pada menit ke-75 kembali membawa Persija memimpin. Sayangnya, gol penyama kedudukan Borneo FC lahir pada menit ke-90+4 sehingga laga harus berakhir imbang.

Usai pertandingan, pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza mengungkapkan pandangannya terkait jalannya laga. Dia menyatakan tidak mengerti mengapa anak asuhnya terus bertahan usai menciptakan gol dan bermain kurang mengigit.

“Saya rasa kami seharusnya bisa menang sejak babak pertama. Kami memiliki setidaknya empat peluang emas untuk mencetak gol di babak pertama. Kami seharusnya bisa mencetak gol karena dalam pertandingan besar seperti ini, kami tidak bisa menyia-nyiakan begitu banyak peluang. Di babak kedua, permainan lebih seimbang. Kami mencetak gol di awal, lalu entah mengapa tim saya berhenti bermain setelah gol tersebut. Setelah gol itu, kami mulai bertahan tidak seperti sebelumnya dan memainkan bola yang tidak bagus,” kata Mauricio.

Ia pun merangkum sejumlah faktor yang menghambat tren kemenangan Persija. “Ada kurangnya usaha, kurangnya komitmen defensif, kurangnya pemahaman momen pertandingan, bahwa saat tertentu ‘saya tidak perlu lagi menyerang dan harus mulai bertahan’. Sisi tengah terbuka pada gol penyama kedudukan karena tidak terlindungi dengan baik,” ujar Mauricio. ***

wwwwww