Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Kalah dari Persis, Marcos Reina: Kami Tak Miliki Keberanian dan Energi

Kalah dari Persis, Marcos Reina: Kami Tak Miliki Keberanian dan Energi
Persik Kediri. (Ileague.id)
Senin, 02 Maret 2026 17:54 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SOLO - Pelatih Persik Kediri Marcos Reina, kecewa setelah timnya dikalahkan Persis Solo dengan skor 2-1 pada laga pekan ke-23 Super League 2025/2026 di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Minggu (1/3/2026) kemarin. Padahal, menurut pelatih asal Spanyol itu pasukannya tampil baik dan berpeluang membawa pulang kemenangan.

Babak pertama kedua tim bermain imbang. Gol Persis Solo dicetak Bruno Gomes pada menit ke-23, dan gol Persik Kediri disumbangkan Jose Enrique menit ke-31. 

Pada akhir pertandingan, tepatnya menit ke-84, Persik Kediri memperoleh tendangan penalti, setelah Althaf Indie menahan bola dengan tangan di kotak haram dan dia diusir wasit keluar lapangan. Namun sepakan Ezra Walian mampu diblok kiper M. Riyandi. 

Pada menit ke-86, lewat serangan balik cepat Laskar Sambernyawa menutup laga hasil tendangan Roman Paparyha. "Saya rasa kami tidak memiliki keberanian dan energi yang kami butuhkan untuk pertandingan ini. Saya pikir Persis Solo punya energi lebih besar dari kami dan ingin menang. Kami sebenarnya bisa memenangkan pertandingan, tapi saya tidak senang dengan hasil ini," kata Marcos Reina. 

Saking kecewanya, arsitek asal Spanyol itu menyebut laga kontra Persis Solo sebagai yang terburuk sejak dirinya menangani tim Persik Kediri. "Saya pikir ini pertandingan terburuk yang kami mainkan sejak saya tiba di Persik Kediri. Jadi kami harus menjadi lebih baik dan kami perlu memenangkan lebih banyak pertandingan lagi agar posisi tim ini bagus di klasemen," ucapnya.

Marcos Reina juga menyatakan pakem permainan Macan Putih tak berubah. Mereka bermain indah dan ofensif. "Ternyata memainkan sepak bola yang indah saja tidak cukup. Anda perlu memiliki lebih banyak energi untuk menang. Hari ini saya benar-benar tidak suka permainan Persik Kediri. Selanjutnya tim ini harus main lebih indah, lebih bertenaga dan terutama spirit untuk menang," tuturnya. ***

wwwwww