Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
16 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
2
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Parlemen
20 jam yang lalu
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Presiden FCA Puji Amir Yanto, Indonesia Tuan Rumah Kongres FIE dan FCA 2027

Presiden FCA Puji Amir Yanto, Indonesia Tuan Rumah Kongres FIE dan FCA 2027
Sheikh Salem bin Sultan Al Qasimi didampingi Sekjen PB IKASI Firtian Judiswandarta. (PB IKASI)
Rabu, 25 Februari 2026 23:57 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Presiden Konfederasi Anggar Asia (FCA - Fencing Confederation of Asia) H.H. Sheikh Salem bin Sultan Al Qasimi datang langsung menyaksikan pertandingan Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia 2025 yang berlangsung di Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan, Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Presiden FCA Sheikh Salem memuji pelaksanaan Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia 2026 yang melibatkan 801 atlet dari 26 negara. “Pembukaan sangat bagus begitu juga dengan pengelolaan Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia 2026. Ini event kedua yang digelar di Indonesia sebelumnya Kejuaraan Anggar Asia di Bali 2025 juga berlangsung sukses,” kata Sheikh Salem kepada wartawan.

Selain itu, Sheikh Salem juga memuji kepemimpinan Amir Yanto dalam membangun prestasi anggar Indonesia. “FCA memberikan apresiasi terhadap PB IKASI yang terus membangun olahraga Indonesia. Dan, FCA akan memberikan dukungan penuh,” tegasnya.

PB IKASI pimpinan Amir Yanto yang mendapat recognize letter dari Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) merupakan anggota resmi dari Federasi Anggar Internasional (FIE) dan FCA sesuai dengan statuta FIE. Makanya, PB IKASI diberikan mandat khusus dari Presiden FCA Sheikh sebagai tuan rumah Kongres FIE dan FCA 2027 di Bali yang langsung disampaikan Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari pada saat bertemu di markas NOC Indonesia.

Secara terpisah, Silviana Kristina, atlet anggar putri peraih medali perunggu Asian Games Beijing 1990 mendukung adanya Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia 2026. 

Dengan adanya kejuaraan ini di Indonesia, kata Silviana Kristina yang tampil di Olimpiade Seoul 1988, atlet anggar Indonesia punya kesempatan untuk menambah jam terbang dan pengalaman bertanding dengan atlet anggar dari Asia Pasific. 

“Atlet anggar kadet dan junior Indonesia memang belum bisa banyak berbicara di kejuaraan ini. Tetapi, mereka sudah dapat kesempatan bertanding dengan atlet-atlet dari Asia seperti China, Hongkong, dan Korea Selatan yang selama ini memiliki prestasi di tingkat dunia. Mencetak atlet berprestasi itu butuh proses yang panjang,” kata Silviana Kristina yang selalu hadir menyaksikan pertandingan dan menyatakan siap membantu melatih jika diperlukan. ***

wwwwww