Petinju Profesional Bisa Gabung ke PERBATI, Hengky Silatang Sebut Eumir dari Filipina
![]() |
| Dari kiri ke kanan: Hengky Silatang, Ray Zulham Farras Nugraha, Budi Ariyanto Muslim dan Sultan Sapta. (Gonews.co Group) |
Penulis: Azhari Nasution
“Ya, petinju profesional diperbolehkan bergabung dengan PERBATI. Mereka bisa tampil mewakili Indonesia pada SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade serta kalender single even World Boxing,” kata Ketua Umum PERBATI Ray Zulham Farras Nugraha yang dihadiri Asisten Deputi (Asdep) Peningkatan Prestasi Kemenpora Budi Ariyanto Muslim, S.Pd, M.Pd pada jumpa pers Kejuaraan Tinju Asia atau Asian Boxing Championships U 19 & U 23/2026 di Wisma Karsa Pemuda Kemenpora Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Pernyataan Ray, panggilan karibnya, dipertegas Sekjen PERBATI Hengky Silatang dengan menyebut Eumir Felic Marcial, petinju Filipina yang merupakan peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020. Menurutnya, Eumir yang mengalahkan Mikhael Muskita pada pertandingan final SEA Games ke-33 Thailand 2025 telah tercatat sebagai sebagai petinju profesional di bawah naungan manajemen legenda tinju Filipina, Manny Pacquiao.
“Bukan hanya Filipina tetapi Thailand juga menurunkan petinju profesional. Perlu diketahui Eumir itu berada dalam manajemen Manny Pacquiao yang bertanding di Amerika Serikat. Dia sudah tampil dalam 7 pertandingan profesional tanpa terkalahkan. Makanya, PERBATI membuka pintu bagi petinju profesional Indonesia yang ingin memperkuat Timnas Tinju Indonesia yang akan tampil di SEA Games, Asian Games maupun babak kualifikasi Olimpiade,” tegas Hengky Silatang.
Tiga Persyaratan
Terhadap perkembangan diperbolehkan petinju profesional tampil di tinju amatir, kata Wakil Sekjen II PERBATI Muhamad Arisa Putra Pohan, sebagai bukti manfaat kehadiran PERBATI sebagai anggota resmi World Boxing. “Tanpa kehadiran PERBATI tidak akan mungkin informasi perkembangan tinju ini bisa didapatkan. Dunia tinju amatir Indonesia harus segera beradaptasi sehingga bisa menggali potensi petinju berkualitas lebih banyak lagi bukan hanya dari tinju amatir tetapi juga tinju profesional,” jelasnya.
Lantas apa persyaratan petinju profesional bergabung ke PERBATI? Boy Pohan, panggilan karib, satu-satunya wasit Indonesia yang telah memimpin di Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Paris 2024 menjawab, “Ada tiga persyaratan yang mutlak harus dipenuhi.”
Pertama, petinju profesional tersebut harus lolos medical checkup yang dilakukan oleh PERBATI sebagai badan Tinju Amatir satu satunya di Indonesia yang berafiliasi dengan Asian Boxing, World Boxing, dan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI. Kedua, petinju bersangkutan harus mengajukan surat permohonan pengunduran diri dari badan tinju Profesional tempat berlindung saat masih berstatus petinju profesional. Ketiga, mengajukan permohonan tertulis ke PERBATI untuk bersedia mengikuti seluruh aturan yang berlaku. ***
| Kategori | : | Gelanggang, Binawidya |







