Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Nestapa Penjual Es Busa Bojonggede, Dituduh Jual Spons Hingga Diduga Dianiaya Oknum

Nestapa Penjual Es Busa Bojonggede, Dituduh Jual Spons Hingga Diduga Dianiaya Oknum
Rabu, 28 Januari 2026 09:48 WIB

BOGOR – Suderajat, seorang pria paruh baya yang menggantungkan hidup dengan berjualan es busa keliling, harus menelan pil pahit. Niat hati mencari nafkah hingga ke Kemayoran, Jakarta Pusat, ia justru berakhir di balik jeruji besi dan pulang ke rumah dalam kondisi fisik yang memprihatinkan pada Minggu (25/1/2026).

Kepulangan Suderajat pukul 04.00 WIB dini hari itu menyisakan luka bagi keluarganya di Bojonggede. Zaitun, putri Suderajat, mendapati ayahnya tidak berdaya dan mengaku telah mengalami kekerasan fisik selama masa penahanan di kantor polisi.

"Gelap lukanya ga keliatan. Dia lemes langsung tidur, dipukulin polisi katanya. Awalnya ga percaya, eh tiba-tiba ada viral," tutur Zaitun, Selasa (27/1/2026).

Kecurigaan keluarga bermula ketika Suderajat yang biasanya turun di Stasiun Citayam pukul 16.00 WIB, tidak kunjung menampakkan batang hidungnya. Kekhawatiran Zaitun dan ibunya memuncak hingga mereka menyisir area stasiun, namun hasilnya nihil. Ternyata, Suderajat ditahan akibat tuduhan tak berdasar bahwa es dagangannya terbuat dari spons atau busa pencuci piring.

Zaitun menegaskan bahwa tuduhan tersebut muncul karena ketidaktahuan atas karakteristik produk es kue. Ia menjelaskan bahwa tekstur es akan berubah menjadi lembek dan kenyal secara alami saat suhu dinginnya hilang, namun tetap aman untuk dikonsumsi.

"Kesel banget sih, padahal ga dari spons. Karena kaya gitu kalau udah kering, kalau udah gak dingin lagi," jelas Zaitun dengan nada kecewa.

Meski sang ayah pulang membawa trauma dan rasa sakit, Zaitun menunjukkan kedewasaan luar biasa dengan memilih memaafkan perlakuan aparat. Baginya, melihat sang ayah kembali ke rumah sudah merupakan kelegaan tersendiri di tengah tuduhan keji yang viral di media sosial.

"Dimaafkan aja menurut aku, ga gimana-mana, nanti diganti lebih baik lagi," pungkasnya.

Hingga kini, kasus salah tuduh yang berujung dugaan kekerasan ini menjadi sorotan tajam netizen yang bersimpati pada nasib pedagang kecil seperti Suderajat.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:gelora.co
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww