Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
10 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Menpora Erick Nilai Tur Trofi Piala Dunia 2026 Bukti Pengakuan Potensi Industri Olahraga Indonesia

Menpora Erick Nilai Tur Trofi Piala Dunia 2026 Bukti Pengakuan Potensi Industri Olahraga Indonesia
Menpora Erick dan Gubernur DKI Jakarta Pramono saat menghadiri FIFA World Cup 2026 Trophy Tour di JCC. (Foto: Kemenpora)
Kamis, 22 Januari 2026 18:15 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menghadiri FIFA World Cup 2026 Trophy Tour di Jakarta Convention Cenyer (JCC), Jakarta, Kamis (22/1/2026). Kehadiran trofi Piala Dunia di Tanah Air menjadi bukti nyata komitmen serius FIFA dalam mendukung sepakbola Indonesia dan pengakuan terhadap potensi olahraga Tanah Air.

“Sekarang Indonesia menjadi salah satu negara yang dipilih untuk disinggahi trofi Piala Dunia yang asli. Ini tentu hal yang sangat positif dan kita sambut sebagai bagian dari upaya membangun sepak bola nasional untuk mencapai mimpi ke depan,” ujar Menpora Erick.

Perhatian FIFA terhadap Indonesia terlihat dengan memberi kepercayaan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17, pembukaan kantor FIFA di Jakarta, rencana penyelenggaraan FIFA Series pada Maret tahun ini, hingga acara tur trofi Piala Dunia 2026 yang juga dihadiri legenda sepak bola Brasil dan FIFA, Gilberto Silva, serta eks pemain Timnas Indonesia, Evan Dimas dan Egi Melgiansyah.

Dalam kesempatan ini, Menpora juga menegaskan bahwa pemerintah kini menempatkan pemuda dan olahraga sebagai salah satu program prioritas nasional karena pemuda menjadi kunci utama kemajuan bangsa.

“Pemuda harus menjadi yang terdepan. Banyak program kepemudaan yang akan kami dorong, seperti pembangunan karakter, kepemimpinan, dan kesehatan mental. Lalu, tentu kita ingin organisasi kepemudaan dan keolahragaan tidak terpecah, harus bersatu,” jelas Menpora Erick.

Menpora Erick menilai event olahraga tidak hanya mendorong prestasi, tetapi juga berdampak pada peningkatan indeks kesehatan masyarakat. Kolaborasi dengan berbagai sektor menjadi langkah positif untuk membangun ekosistem olahraga nasional yang berkelanjutan.

“Kami terbuka untuk mendorong event-event besar, baik di Jakarta maupun daerah lain. Membangun industri olahraga tidak hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari sektor swasta,” pungkasnya. ***

wwwwww