Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
12 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
2 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
2 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Hiburan

Kim Petras Minta Putus Kontrak, Tuduh Label Tahan Rilis Album Barunya

Kim Petras Minta Putus Kontrak, Tuduh Label Tahan Rilis Album Barunya
Penyanyi pop Kim Petras. (Instagram)
Kamis, 22 Januari 2026 17:53 WIB
Penulis: Mambang Yazid
JAKARTA - Penyanyi pop Kim Petras secara terbuka meminta kontraknya dengan Republic Records dihentikan. Musisi berusia 33 tahun itu mengaku sudah kehilangan kendali atas kariernya karena label disebut menolak menetapkan jadwal rilis album terbarunya, Detour.

Melalui unggahan di platform X, Kim Petras menyampaikan kekecewaannya terhadap pihak label.

“Saya lelah tidak punya kontrol atas hidup dan karier saya sendiri. Saya ingin terus mendanai dan mengkurasi musik saya secara mandiri. Karena itu saya secara resmi meminta untuk dilepas dari @RepublicRecords,” tulis Kim Petras.

Penyanyi asal Jerman tersebut mengklaim album ketiganya telah rampung sejak enam bulan lalu sebagai kelanjutan dari Feed The Beast dan Problematique (2023). Namun hingga kini, menurut Kim Petras, label belum juga memberikan tanggal rilis maupun membayarkan honor para kolaborator yang terlibat.

“Album saya sudah selesai enam bulan, tapi label menolak memberi tanggal rilis atau membayar para kolaborator atas pekerjaan mereka,” ujar Kim.

Tak hanya itu, Kim Petras juga mengungkapkan bahwa ia telah memproduksi dan membiayai sendiri video musik untuk single terbarunya lebih dari dua bulan lalu, namun kembali tidak mendapat kepastian jadwal peluncuran.

“Video musik terbaik yang pernah saya buat, sembilan tampilan, enam set, 13 pasang sepatu, tapi tetap tidak diberi tanggal rilis,” tulisnya.

Pemenang Grammy 2023 lewat lagu Unholy bersama Sam Smith itu juga melontarkan kritik keras terhadap industri musik. Ia menuding label lebih mementingkan tren media sosial dan strategi pemasaran tertentu ketimbang kualitas musik.

“Saya memenangkan Grammy dua tahun lalu, musiknya bagus, tapi tetap tidak ada dukungan. Kalau bukan tren TikTok atau gimmick tertentu, label tidak tertarik,” tulis Kim.

Meski demikian, Kim Petras menegaskan album Detour tetap akan dirilis apa pun yang terjadi, meski tanpa dukungan label.
“Penggemar saya sudah menunggu terlalu lama. Saya akan merilis Detour apa pun yang terjadi,” tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, Republic Records belum memberikan pernyataan resmi terkait permintaan Kim Petras tersebut. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Hiburan, Binawidya
wwwwww