Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
12 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
2 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
2 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Kampus

Kapal RS Apung Laksamana Malahayati PDIP Sandar di Sibolga Tapteng, Siap Layani Korban Bencana Gratis

Kapal RS Apung Laksamana Malahayati PDIP Sandar di Sibolga Tapteng, Siap Layani Korban Bencana Gratis
Kapal RS Apung Laksamana Malahayati layani pengopbatan gratis korban bencana di Sibolga, Tapteng. (Ist)
Kamis, 22 Januari 2026 18:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SIBOLGA - Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati milik PDIP sandar di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga di Pondokbatu, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara (Sumut).

Ketua DPP PDIP Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning menjelaskan, RS Apung Laksamana Malahayati dijadwalkan sandar di PPN Sibolga di Tapteng mulai hari ini hingga 24 Januari 2026 dalam rangka melayani kesehatan para korban bencana.

"Selama periode ini, masyarakat atau pun para korban bencana dipersilakan datang dan akan mendapatkan layanan kesehatan gratis di RS Apung Laksamana Malahayati," kata Ribka Tjiptaning, kepada wartawan, Rabu (21/1).

Ribka Tjiptaning menjelaskan, RS Apung Laksamana Malahayati yang didirikan partai berlambang banteng moncong putih itu mengemban misi pelayanan kesehatan untuk rakyat Indonesia di kawasan pesisir atau pulau-pulau terpencil di Indonesia.

"Selain pengobatan gratis, pada tanggal 23 nanti adalah hari ulang tahun Ibu Megawati Soekarnoputri. Kita akan merayakannya bersama pengungsi," kata Ribka.

Pada hari yang sama, kata Ribka Tjiptaning, PDIP juga akan merayakan Natal nasional bersama para pengungsi yang terdampak bencana di Kecamatan Tukka, Tapteng.

"Perintah Ibu Megawati, perayaan Natal tidak di hotel atau di gedung mewah. Tetapi bersama dengan saudara-saudara kita yang terdampak bencana," katanya.

Selain pengobatan gratis, lanjut Ribka Tjiptaning, PDIP juga melaksanakan kegiatan trauma healing berupa proses pemulihan psikologis untuk mengatasi dampak emosional atas peristiwa bencana, bedah rumah terdampak bencana, penyerahan bantuan pembangunan rumah ibadah seperti Masjid dan Gereja, pembagian seragam sekolah dan seragam guru, pembagian sembako dan bingkisan Natal, di lokasi terdampak bencana.

Pada kesempatan yang sama, Ketua panitia kegiatan, Marinus Gea mengaku sangat terkesan melihat antusias masyarakat yang datang berobat ke RS Apung Malahayati di Pondokbatu, Sarudik, Tapteng.

"Ini membuktikan bahwa pelayanan kesehatan ini memang sangat penting dan dibutuhkan oleh masyarakat," katanya.

Marinus Gea menjelaskan, Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ini sudah menjangkau seluruh kepulauan yang ada di Indonesia. Sebelumnya, RS Apung Laksamana Malahayati sudah ke Aceh yang sama-sama mengalami bencana, 25 November 2025 lalu.

Marinus menerangkan, RS Apung Pelayanan dilengkapi tenaga kesehatan dan peralatan medis yang mumpuni, termasuk layanan operasi.

"Dokter juga tersedia. Kalau terdapat penyakit yang tidak bisa dilakukan pelayanannya di sini, maka akan dirujuk ke rumah sakit terdekat," katanya. ***

wwwwww