Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
12 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
2 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
2 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Hiburan

Mendaki Medan Terjal, Prajurit Marinir Cari Korban Pesawat Jatuh di Pegunungan Maros

Mendaki Medan Terjal, Prajurit Marinir Cari Korban Pesawat Jatuh di Pegunungan Maros
Prajurit Marinir sedang melakukan pencarian korban pesawat jatuh di Maros. (Dispen Marinir TNI AL)
Selasa, 20 Januari 2026 10:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MAROS - Prajurit Petarung Korps Marinir TNI Angkatan Laut dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) VI Makassar pada Senin (19/01/2026) melaksanakan operasi pencarian dan evakuasi korban pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport yang dilaporkan hilang kontak dan jatuh di wilayah pegunungan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Pesawat dengan rute Yogyakarta–Makassar tersebut terakhir terpantau berada di kawasan pegunungan sebelum komunikasi terputus. Berdasarkan data tersebut, fokus pencarian diarahkan ke sektor darat dengan kontur ekstrem dan akses terbatas.

Menindaklanjuti laporan, prajurit Marinir bergerak cepat menuju area pencarian dengan menyusuri hutan dan mendaki jalur pegunungan terjal. Berbekal perlengkapan SAR serta kemampuan navigasi medan ekstrem, tim melakukan penyisiran intensif untuk menemukan badan pesawat maupun para korban.

Kondisi cuaca yang tidak menentu, jalur licin, serta vegetasi lebat menjadi tantangan utama. Operasi pencarian dan evakuasi ini dilaksanakan secara terpadu bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).***

Kategori:Hiburan, Binawidya
wwwwww