Insiden Antrean Berujung Panjang, Nama Akademisi Makassar Jadi Sorotan
![]() |
| Dosen berstatus ASN berinisial AS yang terekam kamera CCTV meludahi kasir wanita di salah satu swalayan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulsel, Rabu (24/12/2025). |
JAKARTA – Sebuah video singkat berdurasi beberapa detik mengubah arah hidup Amal Said, dosen Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar. Aksi meludahi kasir swalayan yang terekam kamera dan viral di media sosial kini mengancam reputasi serta karier akademiknya yang telah dibangun selama puluhan tahun.
Amal mengaku terpukul setelah peristiwa di sebuah swalayan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Rabu (24/12/2025), menyebar luas. Ia menyebut dampaknya bukan hanya soal hukum, tetapi juga harga diri dan masa depan profesinya.
“Nama saya sudah rusak. Tiga puluh tiga tahun saya mengajar, ribuan mahasiswa saya didik. Satu detik emosi seakan menghapus semuanya,” katanya saat dikonfirmasi, Minggu (28/12/2025).
Meski perkara telah dilaporkan ke kepolisian, Amal berharap konflik tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Ia juga meminta agar kasir berinisial N (21) mengakui adanya kekhilafan agar persoalan tidak berlarut-larut.
“Saya ingin masalah ini selesai baik-baik. Kita semua manusia, bisa salah dalam situasi tertentu. Saya tidak ingin memperpanjang persoalan,” ujarnya.
Terkait tudingan menyerobot antrean, Amal membantah keras. Ia mengklaim sudah mengantre sebelum berpindah ke kasir lain yang menurutnya kosong.
“Saya ikut antre. Lalu saya lihat ada kasir tanpa antrean supaya cepat dan tidak menghambat orang di belakang,” jelasnya.
Namun, cara teguran yang diterimanya disebut membuat ia tersinggung. Ia mengaku merasa tidak dihargai sebagai orang yang lebih tua, hingga bereaksi spontan.
“Saya merasa dilecehkan. Dalam budaya Bugis-Makassar, diperlakukan seperti itu rasanya seperti dihina,” ungkapnya.
Sebelumnya, video yang beredar luas memperlihatkan seorang pria berbaju hitam memarahi lalu meludahi kasir wanita setelah ditegur karena diduga menyerobot antrean. Aksi tersebut menuai kecaman publik karena dinilai merendahkan pekerja layanan publik.
Belakangan diketahui, pria dalam video tersebut adalah Amal Said, dosen aktif di Universitas Islam Makassar. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan kepolisian. Aparat telah memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami kronologi dan menentukan langkah hukum selanjutnya. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | kompas.com |
| Kategori | : | Warga Bertuah, Hukum |








