Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
24 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
3
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
4
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
24 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
5
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Home  /  Berita  /  Gelanggang
SEA Games ke-33 Thailand 2025

Wushu Sumbang 2 Medali Perak di Hari Pertama

Wushu Sumbang 2 Medali Perak di Hari Pertama
Ahmad Ghifari Fuaiz, Edgar Xavier Marvelo, dan Seraf Naro. (PB WI)
Sabtu, 13 Desember 2025 22:16 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANGKOK - Timnas Wushu Indonesia menyumbangkan 2 medali perak dari nomor Taolu bagi Kontingen Indonesia pada hari pertama pertandingan cabang olahraga wushu SEA Games ke-33 Thailand 2025 di The Government Complex Building C, Thung Song Hong, Lak Si, Bangkok, Thailand, Sabtu (13/12/2025).

Medali perak pertqma dihasilkan trio atlet wushu andalan Indonesia yakni Ahmad Ghifari Fuaiz, Edgar Xavier Marvelo, dan Seraf Naro pada Duilian Weapon Men's. Medali emas jatuh ke tangan tuan rumah Thailand dan Brunei Darussalam meraih perunggu. 

"Yang pasti, kita sudah memberikan penampilan terbaik saat pertama tampil pada Duilian Weapon. Hari ini, kita hanya dapat perak tetapi besok mudah-mudahan bisa menghasilkan emas," kata Edgar Xavier yang ditemui usai pertandinga . 

"Sebenarnya kalau dilihat secara fair kualitas penampilan Edgar dan kawan-kawan berada di atas lawan-lawannya," timpal Wakil Ketua Umum I Bidang Prestasi Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Iwan Kwok. 

Medali perak kedua disumbangkan pasangan Dewi Tasya Ayu Puspawidodo/Diva Eugenia di Women’s Dulian Bare-Handed. Medali emas direbut Chen Mandy Cebelle/Chin Sydney Sy Xuan Huan/Loh Yang Ting (Malaysia) dan Faith Collado Krizan/Krisna Malecdan (Filipina).

“Kami sudah berusaha maksinal untuk bisa meraih hasil yang terbaik,” kata Tasya yang diamini Diva Eugenia.

WartaPKU Dewi Tasya Ayu Puspawidodo/Div
Dewi Tasya Ayu Puspawidodo/Diva Eugenia meraih perak.

Di nomor Sanda, Indonesia sudah meloloskan tiga atlet ke babak semifinal.  Yakni, Tharisa Dea Florentina  yang sukses mengalahkan Ngo Thi Phuong Nga (Vietnam) di babak perempat final kelas 56kg putri. Lalu, Samuel Marbun yang menang atas Lim Yuan Kang (Malaysia) di kelas 65kg dan Harry Brahmana yang mengalahkan Hwa Vicky Chang (Malaysia) di kelas 70kg.

Sementara itu, Thania Kusumaningtyas menjadi satu-satunya yang gagal melangkah ke semifinal. Dia harus mengakui keunggulan Nguyen Thi Thu Thuy (Vietnam) di perempat final kelas 60kg.

“Dari empat atlet sanda yang turun hanya Thania yang gagal. Mudah-mudahan Tharisa, Samuel dan Brahmana bisa melangkah ke final,” kata Mukhlis, pelatih Sanda Timnas Wushu Indonesia. ***

wwwwww