Tiga Hari Uji Coba Roda Dua di Lembah Anai, Warga Diminta Tetap Waspada
![]() |
| Sejumlah alat berat mengerjakan perbaikan Jalan Lembah Anai di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Rabu (3/12/2025). (foto: antara/fandi yogari) |
JAKARTA – Akses Jalan Nasional Lembah Anai di Sumatera Barat masih terputus setelah banjir bandang menghantam kawasan tersebut, namun harapan mulai terlihat ketika kepolisian membuka uji coba jalur bagi pengendara roda dua, Senin (8/12/2025). Langkah ini menjadi titik awal pemulihan mobilitas masyarakat yang selama ini terhambat.
Kanit Keselamatan dan Keamanan Satuan Lalu Lintas Polres Padang Panjang, Ajun Inspektur Polisi Dua Denny Irya Admaja, menjelaskan bahwa pembukaan terbatas ini dilakukan sesuai arahan pimpinan.
"Pagi ini atas petunjuk pimpinan, kami melakukan uji coba pembukaan Jalan Lembah Anai khususnya untuk roda dua," ungkapnya.
Uji coba berlangsung selama tiga hari, 8 hingga 10 Desember 2025, dan dibagi dalam dua sesi: pukul 06.00–08.00 WIB serta 16.30–18.30 WIB. Semula masyarakat menerima informasi bahwa jalur akan dibuka tiga sesi, namun keputusan tersebut direvisi setelah koordinasi dengan Hutama Karya Infrastruktur (HKI).
Denny menyampaikan bahwa perubahan itu dilakukan agar pekerjaan pemulihan jalan nasional bisa berjalan lebih maksimal.
"Awalnya direncanakan pembukaan jalan memang tiga sesi, tapi setelah kita musyawarah dengan HKI, akhirnya diputuskan menjadi dua sesi," jelasnya.
Akses kendaraan roda empat masih menunggu kepastian dari HKI dan Kementerian Pekerjaan Umum. Ia menyebut kemungkinan kendaraan beroda empat baru dapat melintas pada 13 Desember 2025, namun hal itu belum final. Polisi akan memberikan informasi resmi jika keputusan telah ditetapkan.
Di tengah pembukaan akses ini, Denny tetap mengingatkan masyarakat agar berhati-hati. Kondisi jalan masih licin dan sejumlah titik dipenuhi genangan air setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
"Walaupun pagi ini sudah dibuka dua jalur untuk roda dua, harap tetap berhati-hati sebab lokasi licin akibat curah hujan masih cukup tinggi," katanya mengimbau.
Kebijakan ini diharapkan menjadi angin segar bagi warga yang bergantung pada jalur penghubung Sumatera Barat–Riau ini, sekaligus menjaga ritme percepatan perbaikan yang masih terus berlangsung. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | inilah.com |
| Kategori | : | Kampus, Warga Bertuah, Binawidya |











