Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
11 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
15 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
3
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
11 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
9 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
5
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
11 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
6
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Tak Bantu Korban Bencana Banjir di Sumatera, Legislator: Pemerintah Harus Bertindak Tegas kepada Pelaku Usaha yang Rusak Hutan dan Lingkungan

Tak Bantu Korban Bencana Banjir di Sumatera, Legislator: Pemerintah Harus Bertindak Tegas kepada Pelaku Usaha yang Rusak Hutan dan Lingkungan
Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo. (Ist)
Jum'at, 05 Desember 2025 14:40 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Firman Soebagyo mengungkapkan kekecewaannya terhadap para pelaku usaha yang telah merusak hutan dan mengeruk sumber daya alam, namun tidak membantu korban bencana yang terdampak di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar).

Ia meminta pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua izin yang terkait dengan kehutanan dan perkebunan, dan mencabut izin bagi mereka yang terbukti melakukan pelanggaran.

Firman Soebagyo juga menyatakan bahwa tidak ada satupun pelaku usaha besar yang membantu korban bencana di Sumatera baik dalam bentuk dapur umum maupun kebutuhan lainnya.

"Pemerintah harus bertindak tegas dalam menangani kasus-kasus pelanggaran lingkungan dan kehutanan," kata Firman kepada wartawan, Jumat (5/12/2025).

Sebelumnya, Pemerintah telah membentuk Satuan Tugas Pemberantasan Kejahatan Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menangani kasus-kasus kejahatan lingkungan dan kehutanan.

Politikus Senior Golkar ini melanjutkan, dalam melakukan evaluasi dan pencabutan izin, pemerintah perlu mempertimbangkan beberapa hal, seperti apakah pelaku usaha telah mematuhi peraturan yang berlaku terkait dengan kehutanan dan lingkungan.. Kedua, bagaimana dampak kegiatan usaha terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Terakhir, menurut Firman, apakah pelaku usaha telah memenuhi tanggung jawab sosialnya terhadap masyarakat dan lingkungan

"Dengan melakukan evaluasi menyeluruh dan pencabutan izin bagi pelaku usaha yang tidak mematuhi peraturan, pemerintah dapat meningkatkan penegakan hukum dan melindungi lingkungan serta masyarakat," tegs legislator dapil Jateng III ini. ***

wwwwww