Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
10 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
14 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
3
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
10 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
4
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
10 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
8 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
6
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Home  /  Berita  /  Balai Kota

BI Umumkan Cadangan Devisa Naik, Stabilitas Eksternal Dinilai Tetap Terjaga

BI Umumkan Cadangan Devisa Naik, Stabilitas Eksternal Dinilai Tetap Terjaga
Bank Indonesia (BI) menyampaikan data terbaru cadangan devisa Indonesia pada November 2025. (ilustrasi)
Jum'at, 05 Desember 2025 16:26 WIB

JAKARTA – Bank Indonesia kembali mencatatkan penguatan cadangan devisa nasional pada November 2025. Angkanya naik menjadi 150,1 miliar dolar AS, sedikit lebih tinggi dibandingkan posisi akhir Oktober yang berada di level 149,9 miliar dolar AS. Tambahan tersebut menjadi penanda bahwa ketahanan eksternal Indonesia masih solid meski pasar global terus bergejolak.

Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menjelaskan peningkatan cadangan devisa tidak lepas dari beberapa sumber penerimaan negara.
“Kenaikan posisi cadangan devisa tersebut antara lain bersumber dari penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, di tengah kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai respons Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Cadangan devisa sebesar itu setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor atau 6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Denny menekankan bahwa angka tersebut jauh berada di atas standar kecukupan internasional yang umumnya berada pada kisaran 3 bulan impor.
“Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa prospek ekonomi Indonesia tetap memiliki ruang optimisme. Dukungan ekspor yang stabil dan arus modal asing yang diperkirakan terus mengalir menjadi faktor penguat.
“Hal itu sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian domestik dan imbal hasil investasi yang tetap menarik,” ungkapnya.

Bank Indonesia juga memastikan koordinasi dengan pemerintah akan diperkuat untuk mempertahankan stabilitas ekonomi.
“Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” jelasnya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:republika.co.id
Kategori:Pasar & Niaga, Balai Kota
wwwwww