Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
23 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
2
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
5
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Mimbar Bertuah

Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Zambia, Nova Arianto: Ini Panggung Dunia, Bukan Liga Lokal

Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Zambia, Nova Arianto: Ini Panggung Dunia, Bukan Liga Lokal
PIALA DUNIA U17 - Aksi penyerang Timnas U17 Indonesia, Mierza Firjatullah (paling kanan) saat menghadapi Zambia pada matchday perdana Grup H Piala Dunia U17 2025 di Lapangan 7 Aspire Zone, Al Rayyan, Qatar, Selasa (4/11/2025) malam WIB.
Rabu, 05 November 2025 17:55 WIB
JAKARTA – Harapan Timnas Indonesia U-17 untuk membuka langkah di Piala Dunia U-17 2025 dengan kemenangan belum terwujud. Bermain di Aspire Zone, Lapangan 8, Qatar, Selasa (4/11/2025), skuad Garuda Muda takluk 1-3 dari Zambia pada laga perdana Grup H.

Pelatih Timnas U-17 Indonesia, Nova Arianto, tidak menutupi rasa kecewanya. Ia menilai kekalahan ini menjadi pelajaran penting bagi para pemain muda Indonesia untuk memahami kerasnya kompetisi di level dunia.

“Secara hasil tentu kita kecewa karena gagal meraih poin di pertandingan pertama, tapi saya tetap apresiasi kerja keras pemain yang sudah berjuang maksimal,” ujar Nova usai pertandingan.

Menurut Nova, perbedaan level permainan sangat terasa di laga ini. Para pemain Indonesia dinilai masih canggung menghadapi tekanan tinggi dan tempo cepat yang diterapkan lawan.

“Pemain harus tahu, ini bukan turnamen biasa. Ini Piala Dunia. Kalau takut dan tidak berani ambil inisiatif, situasinya akan sulit buat kita,” tegasnya.

Meski begitu, Nova mengaku senang melihat perubahan positif di babak kedua. Ia menilai para pemain tampil lebih berani dan mulai keluar dari tekanan lawan.

“Di babak kedua, saya lihat pemain punya determinasi lebih baik dan bisa menciptakan beberapa peluang. Itu jadi sinyal bagus untuk pertandingan berikutnya,” jelasnya.

Timnas Indonesia U-17 masih punya dua laga penentu di fase grup. Setelah menghadapi Zambia, Garuda Muda akan bertemu Brasil pada Jumat (7/11/2025) dan menutup laga grup dengan menghadapi Honduras.

Brasil sendiri tampil trengginas di laga pertama usai menaklukkan Honduras dengan skor telak 7-0. Nova pun menegaskan bahwa anak asuhnya harus lebih siap secara fisik dan mental untuk menghadapi tim sekelas Brasil.

“Kita tahu Brasil tim besar, tapi yang penting pemain tidak takut. Mereka harus bermain dengan hati dan kepercayaan diri. Dari kekalahan ini, kita belajar untuk tampil lebih kuat,” tutupnya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:tribunnews.com
Kategori:Gelanggang, Mimbar Bertuah
wwwwww