Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
15 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Kampus

Warga Cikande Terimbas Kasus Udang Beku Tercemar Cs-137

Warga Cikande Terimbas Kasus Udang Beku Tercemar Cs-137
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar memberi respons soal temuan udang beku yang tercemar radioaktif Cesium-137 (Cs-137), Jakarta (2/10/2025). (foto: liputan6.com/ade nasihudin).
Jum'at, 03 Oktober 2025 10:31 WIB
JAKARTA – Temuan cemaran radioaktif Cesium-137 (Cs-137) pada udang beku di kawasan industri Modern Cikande, Banten, tak hanya menjadi isu perdagangan, tapi juga menyisakan keresahan bagi pekerja dan warga sekitar. Pemerintah mencatat lebih dari seribu orang harus menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan tidak terpapar radiasi.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyebut sebanyak 1.562 orang, termasuk pekerja pabrik dan masyarakat sekitar, sudah diperiksa. Dari jumlah itu, sembilan orang diduga terkontaminasi dan langsung mendapat penanganan medis, termasuk obat khusus yang didatangkan dari Singapura.

“Pemeriksaan sudah dilakukan, hanya sembilan orang yang perlu ditangani, dan mereka telah ditangani oleh Kementerian Kesehatan,” jelas Zulhas usai rapat koordinasi di Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Pemerintah menetapkan status kejadian khusus radiasi di kawasan industri Cikande untuk mempercepat langkah dekontaminasi. Satgas yang dibentuk sejak September menegaskan kontaminasi Cs-137 hanya ditemukan di titik tersebut, tanpa menyebar ke rantai pasok nasional maupun ekspor.

Meski pemerintah berusaha meyakinkan bahwa situasi terkendali, keresahan tetap dirasakan warga. Radiasi Cs-137 dikenal berbahaya bagi kesehatan. Menurut ahli keamanan kesehatan global, dr. Dicky Budiman, paparan akut dapat menimbulkan mual, muntah, hingga kerusakan sumsum tulang. Dalam jangka panjang, risiko kanker, infertilitas, dan gangguan sistem imun juga meningkat.

“Paparan radioaktif itu bukan hanya soal fisik, tapi juga dampak psikososial. Rasa cemas, ketakutan, dan trauma bisa dialami masyarakat sekitar kawasan terpapar,” ujarnya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa isu keamanan industri tak bisa dilepaskan dari keselamatan manusia. Para pekerja dan masyarakat Cikande kini bukan hanya menghadapi ancaman kesehatan, tetapi juga beban psikologis akibat paparan radioaktif yang muncul dari lingkungan tempat mereka mencari nafkah. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:liputan6.com
Kategori:Kampus, Pasar & Niaga, Balai Kota
wwwwww