Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
12 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
2 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
2 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Parlemen

Pertanyaan soal Keracunan MBG Berujung Pencabutan Kartu Liputan Jurnalis

Pertanyaan soal Keracunan MBG Berujung Pencabutan Kartu Liputan Jurnalis
Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka didampingi jajaran kabinet Merah Putih memberikan keterangan pers ketika tiba di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, 27/09/2025.
Minggu, 28 September 2025 17:49 WIB

JAKARTA – Seorang reporter CNN Indonesia dicabut kartu liputan Istananya setelah melontarkan pertanyaan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai program makan bergizi gratis (MBG) yang tengah menuai kontroversi. Peristiwa itu terjadi sesaat setelah Presiden pulang dari kunjungan luar negeri di Bandara Halim Perdanakusuma, Sabtu (27/9/2025).

Awalnya, Prabowo menjawab pertanyaan seputar hasil pertemuannya dengan sejumlah pemimpin dunia dalam Sidang Majelis Umum PBB. Namun, saat ditanya apakah ia memberi instruksi khusus kepada Badan Gizi Nasional terkait masalah keracunan MBG, suasana berubah. Presiden sempat menjawab akan memanggil Kepala BGN Dadan Hindayana. "Saya monitor perkembangan itu. Habis ini saya akan panggil langsung Kepala BGN dan beberapa pejabat," katanya. 

Menurut sejumlah narasumber, Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden kemudian memanggil reporter CNN tersebut. Mereka menilai pertanyaan yang diajukan keluar dari konteks acara. Tak lama, kartu identitas liputan Istana milik reporter itu pun resmi dicabut. 

Kartu liputan Istana merupakan syarat khusus yang memungkinkan jurnalis meliput langsung kegiatan Presiden. Tanpa kartu tersebut, wartawan otomatis kehilangan akses masuk.

Pemimpin Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari, belum memberikan tanggapan terkait insiden ini. Sementara Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana serta Mensesneg Prasetyo Hadi juga belum merespons. 

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) turut menyoroti kasus ini. Ketua Umum IJTI Pusat, Herik Kurniawan, menyebut pihaknya sudah menerima laporan dan tengah berkomunikasi dengan berbagai pihak. "Kami sedang berkomunikasi dengan semua pihak," ujarnya, Minggu (28/9/2025).

Kasus ini memunculkan perdebatan publik tentang batas kebebasan pers di Istana, terutama ketika pertanyaan yang diajukan wartawan menyangkut keselamatan masyarakat dalam program pemerintah. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:tempo.co
Kategori:Parlemen
wwwwww