Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Sebanyak 31 Negara Konfirmasi Hadir di World Sambo Youth & Junior Championships 2025

Sebanyak 31 Negara Konfirmasi Hadir di World Sambo Youth & Junior Championships 2025
Teks Foto: Ketua Umum PP Persambi Krisna Bayu bersama Tim Sambo Indonesia ketika menghadap KONI Pusat. (ist)
Rabu, 24 September 2025 23:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pengurus Pusat Persatuan Beladiri Sambo Indonesia (PP Persambi) memastikan 31 negara telah tercatat mengirim atlet terbaik untuk tampil pada Kejuaraan Dunia Sambo Remaja dan Junior 2025 yang bertajuk World Sambo Youth & Junior Championships 2025 yang akan berlangsung di JSI Resort, Megamendung, Bogor, Jawa Barat, 3–5 Oktober 2025.

Perkembangan terbaru jumlah peserta yang hadir tersebut disampaikan Wakil Sekjen PP Persambi Deddy Afriadi Budi Setianto di Jakarta, Rabu (24/9/2025). "Sebanyak 328 atlet dan 120 official dari 31 negara telah mengorfirmasi keikutsertaan mereka untuk hadir. Jumlah lebih banyak dari kejuaraan tahun sebelumnya, meski kategori yang dipertandingkan berkurang dari tiga kategori kini hanya dua kategori," tutur Deddy.

Ada pun 31 negara yang mengonfirmasi hadir terdiri: Yunani, Italia, Jepang, Yordania, Armenia, Australia, Ajerbaijan, Bulgaria, Kroasia, FIAS 10(Rusia 1), FIAS II, Perancis, Kyrgistan, Lithuania, Mongolia, Maroko, Belanda, Selandia Baru, Filipina, Rep Korea, Moldova, Rumania, Serbia, Singapura, Spanyol, Tajikistan, Turki,   Turkinistan, Ukraina, Uzbekistan, dan Indonesia selaku tuan rumah.

"Kesiapan venue dan kepanitiaan sudah 98 persen," kata Deddy. " Tinggal menghitung hari dan tanggal 30 September sudah tehnical delegate," tutur Deddy.

Ditambahkan Deddy, kesempatan. jagi tuan rumah merupakan kehormatan. "Dan Ini menyangkut nama baik bangsa, dan menjaga kepercayaan Federasi Sambo Internasional (FIAS) yang menunjuk Indonesia untuk pertama kalinya sebagai tuan rumah. Kita PP Persambi sekuat tenaga mengerahkan kekuatan yang ada untuk menjadi tuan rumah terbaik yang kita bisa,” ucap Deddy.

Seluruh aspek mulai dari venue, akomodasi, transportasi, keamanan, sistem pertandingan hingga konsumsi, sudah dipersiapkan sesuai standar internasional. “Kami akan memberikan pengalaman baru bagi para atlet dan tamu undangan." Kata Deddy. "ini sekaligus menunjukkan Indonesia layak menjadi tuan rumah ajang olahraga bergengsi,yang melibatkan banyak negara,” tambahnya.

Sementara Wakil Manajer Tim Indonesia Budi Setianto menuturkan kesiapan tim Indonesia. "Indonesia akan menurunkan 33 atlet terbaiknya. Tim Indonesia hati ini diterima KONI Pusat, diterima Wakil Ketum Suwarno," tutur Budi. "Bapak Suwarno memberikan wejangan atlet terus menjaga semangat untuk meraih prestasi terbaik," imbuhnya.

Indonesia akan mengikuti seluruh kelas, kecuali Combat 98 kg, junior women 72 kg dan women +80 kg. "Di tiga kelas itu kita tak punya atlet sehingga tak ikut berkompetisi, " tutur Budi. "Selebihnya Indonesia akan ikut tanding dan berharap dapat meraih terbaik untuk membawa harum bangsa dan negara," pungkasnya. ***

wwwwww