Sjafrie Sjamsoeddin Resmi Jabat Menko Polkam Ad Interim, Rangkap Dua Kursi Strategis
![]() |
| Menko Polkam ad interim Sjafrie Sjamsoeddin memimpin rapat di Kemenko Polkam Jakarta, Selasa (9/9/2025). |
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, untuk merangkap jabatan sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam) ad interim. Penunjukan ini dilakukan setelah Budi Gunawan dicopot dari kursi Menko Polkam dalam reshuffle kabinet, Senin (8/9/2025).
Sehari kemudian, Sjafrie langsung memimpin rapat bersama pejabat tinggi Kemenko Polkam, Selasa (9/9/2025). Rapat itu dihadiri oleh Wamenko Polkam, Lodewijk Freidrich Paulus, Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, Deputi Pollugri Mohammad Kurniadi Koba, serta sejumlah deputi dan staf ahli lainnya.
"Selamat datang Pak Menhan sebagai Menko Polkam ad interim," ucap Lodewijk dalam pembukaan rapat di kantor Kemenko Polkam, Jakarta.
Kursi Menko Polkam menjadi sorotan karena perannya krusial dalam mengoordinasikan isu politik, hukum, dan keamanan nasional. Apalagi penunjukan Sjafrie terjadi di tengah kondisi politik yang masih hangat pasca-demonstrasi besar 25–31 Agustus lalu, yang berujung kerusuhan, kerusakan fasilitas, dan jatuhnya korban jiwa.
Meski publik mengaitkan reshuffle ini dengan kerusuhan tersebut, Istana menepis spekulasi itu. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan keputusan Presiden lebih karena evaluasi menyeluruh.
“Tidak ada alasan spesifik. Semua berdasarkan masukan dan pertimbangan Presiden,” katanya.
Dengan rangkap jabatan sebagai Menhan dan Menko Polkam, Sjafrie kini memegang dua kursi strategis sekaligus. Tantangan besar menantinya: memastikan stabilitas keamanan nasional tetap terjaga, sembari memperkuat koordinasi lintas lembaga di tengah dinamika politik yang terus bergerak. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | kumparan.com |
| Kategori | : | Balai Kota |








