Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
12 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
19 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
5
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Parlemen

Di Tengah Kritik Gaya Hidup DPR, Gerindra Instruksikan Anggotanya Fokus Turun ke Rakyat

Di Tengah Kritik Gaya Hidup DPR, Gerindra Instruksikan Anggotanya Fokus Turun ke Rakyat
Waketum Partai Gerindra Budisatrio Djiwandono
Minggu, 31 Agustus 2025 08:49 WIB

JAKARTA – Fraksi Partai Gerindra DPR RI mengambil langkah drastis pasca gelombang demonstrasi yang menyoroti kemewahan wakil rakyat. Seluruh anggotanya kini dilarang bepergian ke luar negeri, baik untuk kunjungan kerja maupun agenda lain.

Ketua Fraksi Gerindra, Budisatrio Djiwandono, mengatakan instruksi itu langsung datang dari Ketua Umum sekaligus Presiden, Prabowo Subianto. “Tidak ada satu pun anggota Fraksi Gerindra yang boleh melakukan kunjungan luar negeri. Saat ini, mereka harus berada di tengah rakyat, mendengar dan menyerap aspirasi,” ujarnya, Sabtu (30/8/2025).

Lebih jauh, Gerindra juga menyatakan siap mengorbankan tunjangan DPR yang belakangan menuai kecaman. Budi menegaskan, evaluasi akan dilakukan agar tidak ada fasilitas yang mencederai rasa keadilan masyarakat. “Kami mendengar keluhan rakyat. Bila perlu, tunjangan itu dihentikan,” katanya.

Langkah ini menjadi respons langsung atas kemarahan publik. Gelombang aksi mahasiswa dan masyarakat dalam beberapa pekan terakhir dipicu laporan besarnya gaji dan tunjangan DPR yang bisa mencapai Rp250 juta per bulan, jauh dari rata-rata pendapatan warga. Bahkan, Mahfud MD menyebut angka sebenarnya bisa tembus miliaran rupiah tiap bulan.

Gerindra tampak ingin membuktikan diri berbeda dari partai lain dengan menekankan kedekatan dengan rakyat. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Kategori:Parlemen
wwwwww