Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
16 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
23 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
Parlemen
18 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
Home  /  Berita  /  Gelanggang
1st Fujairah Global Chess Championship

Adit Menang Lewat Permainan Berkelas, Nayaka Unggul Bidak

Adit Menang Lewat Permainan Berkelas, Nayaka Unggul Bidak
Adit saat mengalahkan FM Seyed Abolfazl Moosavifar (2283) dari Iran. (PB Percasi)
Sabtu, 30 Agustus 2025 15:47 WIB
Penulis: Azhari Nasution
ABU DHABI - Masyarakat catur Indonesia yang menonton secara live di chess.com atau lichess.org tidak perlu cemas dan berdebar-debar seperti hari-hari sebelumnya. Dua pecatur muda Indonesia tampil meyakinkan dengan meraih poin penuh pada pertandingan babak keenam mereka pada 1st Fujairah Global Chess Championship di Fujairah Chess & Culture Club, UAE, Jumat (29/8/2025) waktu setempat.

Ketua Bidang Pembinaan PB Percasi, Kristianus Liem melaporkan, kemenangan IM Aditya Bagus Arfan (2399) atas pecatur Iran FM Seyed Abolfazl Moosavifar (2283) harus dipuji karena berkelas. Permainan yang dibuka dengan pembukaan Skotlandia variasi Klasik itu tampak dikuasai dengan baik oleh Adit.

Pembuktiannya, kata Kris, panggilan karibnya, pada langkah ke-12 ketika bidak b2 diancam, Adit tidak membuang tempo menjaga bidak tersebut. Dia malah menggerakan Rajanya ke petak h1. Ketika Seyed mengajak pertukaran bidak di d5, Adit terus konsisten dengan rencananya dengan mainkan f4. Akhirnya Seyed memakan bidak b2 pada langkah 16. Itulah kesalahannya, sebab itu bidak beracun.

Ketika Adit beruntun memajukan bidaknya ke petak f5 dan kemudian f6 barulah terasa betapa bahayanya serangan terhadap sayap-raja Hitam. Selanjutnya setiap langkah yang dimainkan Adit sangat berisi penuh tenaga. Puncaknya Adit mengorbankan Bentengnya di g5 pada langkah 27 hanya ditukar dengan dua bidak. Tapi sayap-raja Seyed hancur dan kerjasama Menteri dan Gajah Putih serta dukungan bidak e5 dan f6 serta Benteng dari belakang sangat mematikan. Seyed menyerah pada langkah 31.

WartaPKU Nayaka menumbangkan FM Jin Hon
Nayaka menumbangkan FM Jin Hongtao (2293) dari China. (PB Percasi)

Sementara partai IM Nayaka Budhidarma (2389) melawan pecatur China FM Jin Hongtao (2293) yang memainkan pertahanan Sicilia variasi Najdorf, sudah memperlihatkan buah Hitam Nayaka akan unggul setelah Jin menukar Gajahnya dengan Kuda Nayaka di petak f6 pada langkah 18. Sebab, posisi sangat dinamis dan yang memiliki pasangan Gajah akan unggul jika tidak melakukan kesalahan. Benar saja, pada langkah 33 Nayaka unggul satu bidak dengan posisi tidak ada bahayanya.

Saling tukar perwira dan bidak pun terjadi, tapi bangunan permainan akhir Benteng yang timbul dengan Nayaka tetap unggul satu bidak pada langkah 44 (3 bidak Nayaka melawan dua bidak Jin) menunjukkan secara teknis Hitam sudah menang. Nayaka menunjukkan kelasnya dengan langkah-langkah presisi. Jin menyerah langkah 52.

Kini, Nayaka dan Adit sama-sama mengumpulkan 3,5 poin (hasil +3 = 1 -2). Babak tujuh, mereka tetap akan bertanding bersebelahan lagi. Adit bertemu pecatur putri Iran lagi WFM Sara Davari (2204) di meja 41, dan Nayaka melawan pecatur Uzbekistan FM V Samandar Shermuhammado (2110) di meja 42. ***

wwwwww