Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
11 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
10 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Tujuh Brimob Diperiksa, Publik Tunggu Jawaban Polri atas Tewasnya Driver Ojol

Tujuh Brimob Diperiksa, Publik Tunggu Jawaban Polri atas Tewasnya Driver Ojol
Jum'at, 29 Agustus 2025 07:30 WIB

JAKARTA – Tewasnya Affan, driver ojek online (ojol) yang diduga terlindas kendaraan taktis Brimob saat pengamanan demo buruh di depan Gedung DPR/MPR, Kamis (28/8/2025), memunculkan gelombang desakan agar Polri bertindak transparan.

Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri telah mengamankan tujuh anggota Brimob Polda Metro Jaya, termasuk seorang perwira. Kendaraan rantis yang diduga melindas korban juga turut disita.

“Pelaku sudah diamankan, tujuh orang yang ada dalam kendaraan itu sedang diperiksa bersama kendaraan di Mako Brimob Kwitang,” kata Kadiv Propam Polri, Irjen Abdul Karim, Jumat (29/8/2025).

Hingga kini, penyidik masih mendalami siapa pengemudi rantis pada saat kejadian. “Peran masing-masing anggota sedang ditelusuri. Yang jelas, semuanya ada di dalam satu kendaraan,” tegas Abdul Karim.

Kematian Affan dikonfirmasi Koalisi Ojol Indonesia. Korban sempat dirawat di RSCM, namun akhirnya meninggal dunia. “Benar, korban terlindas dan meninggal dunia,” ujar Andi, perwakilan Koalisi Ojol.

Video amatir yang beredar luas di media sosial memperlihatkan detik-detik rantis Brimob melintas di tengah kericuhan. Komisioner Kompolnas, Chairul Anam, menilai kasus ini harus dijawab secara serius oleh Polda Metro Jaya.

“Harus segera diidentifikasi siapa pengendara rantis itu. Setelah jelas, langkah hukum tidak boleh ditunda. Korban juga harus dipulihkan haknya,” tegas Anam.

Kompolnas juga menekankan pentingnya transparansi. “Polda Metro perlu menjelaskan kronologi secara utuh. Tanpa keterbukaan, publik akan dipenuhi spekulasi,” ujarnya.

Selain itu, Kompolnas mengingatkan semua pihak untuk menahan diri. “Aspirasi penting bagi demokrasi, tapi harus disampaikan dengan damai. Aparat juga harus mengutamakan keselamatan warga,” tambahnya.

Kompolnas berkomitmen mengawasi kasus ini hingga tuntas. Tragedi Affan kini menjadi ujian besar bagi Polri: apakah benar-benar berdiri sebagai pelindung rakyat, atau justru semakin kehilangan kepercayaan publik. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:gelora.co
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww