Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
23 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
3
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
4
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
23 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
5
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Home  /  Berita  /  Cendekia

Immanuel Ebenezer Tersangka KPK, Presiden Prabowo Langsung Teken Pemberhentian

Immanuel Ebenezer Tersangka KPK, Presiden Prabowo Langsung Teken Pemberhentian
Immanuel Ebenezer resmi dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sabtu, 23 Agustus 2025 13:25 WIB

JAKARTA – Immanuel Ebenezer resmi dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Presiden Prabowo Subianto menandatangani keputusan presiden (Keppres) pemberhentian pada Jumat (22/8/2025).

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan keputusan itu diambil segera setelah KPK mengumumkan status hukum Immanuel.

"Presiden telah menandatangani keputusan presiden tentang pemberhentian saudara Immanuel Ebenezer dari jabatan Wakil Menteri Ketenagakerjaan," kata Prasetyo. 

Ia menambahkan, pemerintah menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada KPK. "Seluruh tahapan hukum kami serahkan untuk dijalankan sebagaimana mestinya," ujarnya.

Dugaan Pemerasan Buruh

KPK mengungkap keterlibatan Immanuel dalam kasus pemerasan pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menjelaskan bahwa buruh dipaksa membayar Rp6 juta agar sertifikasi mereka cepat keluar.

"Padahal biaya resmi hanya Rp275 ribu, tapi faktanya para buruh harus membayar hingga Rp6 juta," jelas Budi.

Jika menolak, sertifikasi diperlambat bahkan tidak diproses. Modus ini sudah berjalan sejak 2019.

Suap Rp3 Miliar dan Satu Motor 

Hasil penyidikan KPK menunjukkan Immanuel Ebenezer menerima Rp3 miliar dan satu unit motor dari praktik ilegal tersebut. Total kerugian dari pemerasan sertifikasi K3 ditaksir mencapai Rp81 miliar.

"Dia tahu, membiarkan, bahkan meminta hasil pemerasan," ujar Budi.

Menurut KPK, uang hasil suap digunakan untuk berbagai kepentingan pribadi, mulai dari cicilan rumah, pembelian kendaraan, hingga hiburan.

Teguran Keras untuk Kabinet

Mensesneg Prasetyo menegaskan bahwa kasus Immanuel harus menjadi pengingat bagi seluruh pejabat negara.

"Presiden Prabowo berkomitmen kuat memberantas korupsi. Kasus ini semoga jadi pembelajaran agar seluruh pejabat bekerja sungguh-sungguh dan tidak menyalahgunakan jabatan," katanya.

Dengan pencopotan ini, posisi Wamenaker untuk sementara kosong menunggu pengganti. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:liputan6.com
Kategori:Cendekia, Balai Kota, Parlemen
wwwwww