Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
14 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
3 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
5
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
3 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Cendekia

Diperiksa KPK, Nadiem Dihubungkan dengan Pengadaan Jasa Google Cloud

Diperiksa KPK, Nadiem Dihubungkan dengan Pengadaan Jasa Google Cloud
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa (15/7/2025) malam. (Foto: Inilah.com/Rizki)
Kamis, 07 Agustus 2025 08:47 WIB

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, dalam rangka penyelidikan dugaan korupsi pengadaan layanan Google Cloud di lingkungan Kemendikbudristek. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung Kamis (7/8/2025) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Panggilan terhadap Nadiem menjadi bagian dari upaya KPK mengumpulkan informasi mendalam soal proses pengadaan yang terjadi ketika Nadiem masih menjabat sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Penyelidikan juga menyoroti kemungkinan adanya benturan kepentingan mengingat latar belakang Nadiem sebagai pendiri Gojek, yang kemudian bergabung dalam grup GoTo.

Alphabet, induk perusahaan Google, diketahui pernah menanamkan modal di GoTo. Koneksi ini menjadi bagian dari penyelidikan KPK terkait pemilihan Google Cloud sebagai penyedia layanan oleh kementerian yang kala itu dipimpin Nadiem.

"Kita dalami peran semua pihak. Semua dalih akan diuji dengan bukti. Sepanjang bisa dipatahkan, ya kita patahkan," ujar Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, Rabu (6/8/2025).

KPK juga telah memeriksa dua eks petinggi GoTo, Andre Soelistyo dan Melissa Siska Juminto, sebagai bagian dari rangkaian pengumpulan informasi.

Menurut Fitroh, pembelaan dari terperiksa tetap akan didengar namun tidak serta-merta diterima sebagai kebenaran. "Kita telaah dan akomodir, tapi tetap diuji secara hukum," tegasnya.

Sementara itu, kuasa hukum Nadiem, Mohamad Ali Nurdin, memastikan kliennya akan hadir dan siap memberikan klarifikasi di hadapan penyelidik KPK. "Bismillah (Nadiem) hadir. Saya mendampingi," ujarnya.

KPK menyatakan akan terus bekerja sesuai prosedur dan memastikan semua pihak yang terkait diperiksa secara objektif. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:inilah.com
Kategori:Cendekia
wwwwww