Prabowo Singgung Oligarki yang Rugikan Rakyat: Pemerintah Siap Hentikan Eksploitasi
![]() |
| Presiden Prabowo Subianto |
JAKARTA – Dalam Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin dari Istana Kepresidenan, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan ruang bagi praktik ekonomi yang secara sistematis memiskinkan masyarakat demi keuntungan segelintir pihak.
“Kita tidak bisa dibohongi, kita tidak bisa ditipu lagi. Kita tidak rela rakyat Indonesia dimiskinkan terus,” ujar Presiden Prabowo dengan tegas.
Ia mengkritisi keras adanya aktor-aktor ekonomi yang beroperasi berorientasi laba tanpa peduli terhadap dampak sosial. Mereka bahkan dianggap bersedia “mengkonsumsi rakyat seperti menyedot darah” demi kuasa finansial.
“Kita ingin memberi kesempatan kepada semua, tetapi kita tidak akan membiarkan kerusakan atas nama sistem,” sambungnya.
Prabowo menyampaikan bahwa kabinetnya telah menyadari bahaya praktik ekonomi predatorik dan ingin memastikan kesejahteraan rakyat menjadi prioritas utama. Ia juga mengatakan, upaya reformasi ekonomi dan penguatan pengawasan terhadap oligarki menjadi bagian dari agenda kabinet.
“Saya dan Wakil Presiden serta seluruh jajaran kabinet tidak akan menjadi korban manipulasi elit ekonomi. Kami hadir dan berpihak pada rakyat,” tegas Presiden Prabowo.
Dalam pertemuan kabinet tersebut, ia juga memberi apresiasi kepada menteri dan tim yang dianggap telah bekerja keras mencapai kemajuan ekonomi, walau dalam waktu singkat dan berhadapan dengan tantangan global.
“Saya merasa saudara-saudara bekerja sebagai satu tim. Tanpa kerja keras kalian, pencapaian ini tidak mungkin ada,” ujarnya.
Sidang Paripurna tersebut menjadi simbol tekad pemerintah membalikkan arah ekonomi yang selama ini memperkaya elite, menjadi sistem inklusif yang menempatkan rakyat sebagai pusat pembangunan. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | republika.co.id |
| Kategori | : | Pasar & Niaga, Balai Kota |








