Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
6 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Gugur Saat Melawan Api, Ipda Donald Jadi Simbol Pengorbanan Senyap Penjaga Hutan

Gugur Saat Melawan Api, Ipda Donald Jadi Simbol Pengorbanan Senyap Penjaga Hutan
Petugas tengah memadamkan kebakaran hutan
Rabu, 06 Agustus 2025 07:02 WIB

ROKAN HILIR – Bukan dentuman senjata, bukan sirine peringatan. Yang terdengar hanyalah keheningan pagi ketika Ipda Donald Junus Halomoan (49) tak lagi bangun dari tidurnya. Anggota Satuan Brimob Polda Riau itu gugur dalam tugas, setelah berminggu-minggu bertahan di garis depan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Rokan Hilir.

Ipda Donald sedang menjalani BKO di Polres Rohil sebagai bagian dari tim gabungan pemadam Karhutla. Selama tiga pekan terakhir, ia memimpin dan terlibat langsung dalam upaya pemadaman di wilayah Simpang Kanan—wilayah yang jadi titik panas karhutla di Riau.

“Beliau termasuk yang paling aktif di lapangan, selalu ikut sampai ke titik api,” kata Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Ketut Gede Adi Wibawa, Selasa (5/8/2025).

Pada malam sebelum kepergiannya, Donald memimpin apel konsolidasi. Tak ada tanda kelelahan berlebih. Ia sempat makan malam, dan tidur seperti biasa. Namun esoknya, saat hendak dibangunkan, ia tak merespons. Pemeriksaan dokter menyatakan ia meninggal dunia pukul 08.00 WIB.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Sumatera, Ferdian Krisnanto, menyebut wafatnya Donald sebagai kehilangan besar. “Kemarin beliau masih turun bersama tim kami,” ucap Ferdian.

Kasus ini menjadi alarm keras bahwa keselamatan personel tidak boleh menjadi sekadar slogan. Operasi pemadaman bukan hanya soal alat berat dan helikopter, tapi soal manusia yang mengorbankan tenaga, waktu, dan nyawa di medan yang sering terlupakan.

Ipda Donald adalah satu dari sekian banyak petugas yang memilih bertahan saat banyak orang menjauh dari api. Kepergiannya menyisakan duka, namun juga menyuarakan kebutuhan akan perhatian lebih bagi para penjaga hutan—mereka yang diam-diam menjaga kehidupan. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:metrotvnews.com
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota
wwwwww