Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Terduga Pelaku Guru Besar Unsoed, Tim Disiplin Telusuri Dugaan Pelecehan

Terduga Pelaku Guru Besar Unsoed, Tim Disiplin Telusuri Dugaan Pelecehan
Ilustrasi Pelecehan Seksual. (Republika/Prayogi)
Rabu, 30 Juli 2025 19:41 WIB

JAKARTA – Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) kembali menjadi sorotan setelah satu mahasiswinya melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang guru besar. Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPK) Unsoed, Tri Wuryaningsih, mengungkap bahwa laporan resmi baru satu, namun sinyalemen adanya lebih dari satu korban cukup kuat.

"Kami menghimbau siapa pun, baik mahasiswa aktif maupun alumni, yang merasa menjadi korban, agar berani bicara. Saluran pengaduan kami terbuka dan aman," ujar Tri, Rabu (30/7/2025).

Ia menjelaskan, laporan yang masuk pada April 2025 ini menyangkut kejadian yang terjadi dua bulan sebelumnya. Pihak Satgas sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban, sejumlah saksi, dan terlapor. Berkas hasil investigasi telah diserahkan ke Rektor Unsoed.

"Rektor telah membentuk tim pemeriksa disiplin yang terdiri dari unsur kepegawaian, pengawasan internal, dan atasan langsung. Kami berharap proses ini segera memberi kepastian dan keadilan bagi korban," ujar Tri.

Korban, kata Tri, masih mendapatkan pendampingan dari pihak kampus, termasuk layanan psikologis. Kegiatan akademik korban juga sementara ditangguhkan agar fokus pada pemulihan.

"Korban mendapat dukungan dari teman-temannya dan kami berupaya menciptakan lingkungan aman untuknya. Pemulihan mental menjadi prioritas," imbuhnya.

Tri tak menyebutkan secara detail fakultas tempat terduga pelaku mengajar. Namun ia menegaskan komitmen kampus untuk terbuka terhadap laporan tambahan.

"Kasus ini bukan hanya tentang sanksi, tapi tentang menciptakan ruang aman bagi semua civitas akademika. Kami ingin korban merasa didengar dan dilindungi," tegasnya.***

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Sumber:republika.co.id
Kategori:Kabar Bertuah, Cendekia, Hukum
wwwwww