Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Peserta FORNAS VIII Merasa Nyaman dan Terlayani

Peserta FORNAS VIII Merasa Nyaman dan Terlayani
Pertandingan adu bantal. (Ist)
Rabu, 30 Juli 2025 18:53 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MATARAM – Nusa Tenggara Barat (NTB) memang baru pertama menggelar multi event nasional. Namun, Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII yang digelar di 36 venue di tujuh Kabupaten/Kotamandya di NTB mulai 26 Juli 2025 hingga 1 Agustus 2025 lalu, mampu memuaskan penggiat olahraga masyarakat.

Pengakuan itu disampaikan salah satu ofisial Kontingen KORMI Kalimantan Timur (Kaltim), Rahmat, offsial Kontingen KORMI Kalimantan Selatan (Kalsel) Hasan  pelatih ketapel Papua Tengah Hendrik Tamher yang ditemui di tempat pertandingan cabang olahraga tradisional di lingkungan Kantor Bupati Lombok Barat, NTB, Rabu (30/7/2025).

“Kita puas dengan pelayanan panitia lokal. Baik masalah transportasi maupun masalah makanan. Bukan hanya datang sesuai jadwal tetapi menu makanan yang disajikan juga beragam,” kata Rahmat yang ditemui saat meneduh di mobil angkutan Kontingen KORMI Kaltim.

Apa yang disebut Rahmat ini juga diamini Hendrik Tamher yang baru pertama kali terlibat dalam FORNAS. “Makanan memang tidak pernah terlambat dan menunya juga bagus. Masyarakatnya juga ramah. Dan, kami merasa nyaman selama di sini,” timpalnya.

Keterangan Hendrik Taher ini dibenarkan Sarah, mahasiswa Universitas Politeknik Bali yang memanfaatkan liburan kuliah untuk memperkuat Kontingen KORMI Papua Tengah. “Ya, makanannya memang datang sebelum waktunya. Kami senang bisa berlomba di sini,” kata Sarah yang mengaku sempat menekuni olahraga angkat besi.

Sementara itu, Hasan juga mengaku tidak mempermasalahkan tempat pertandingan untuk Perkumpulan Pelestarian Olahraga Tradisional Indonesia (Portina). “Tak ada masalah. Tempat pertandingan cabang olahraga tradisional sudah sesuai standar,” ujarnya.

Meski pertandingan cabang olahraga tradisional yang dimainkan di lingkungan Kantor Bupati Lombok Barat itu sempat terhenti karena hujan. Tetapi, ratusan penggiat dan pendukung tetap bertahan menunggu hujan reda sehingga bisa kembali mengikuti pertandingan.

Bukan hanya terlihat kearakban di antara mereka. Tetapi, teriakan dukungan dan tawa lepas terdengar tatkala mereka menyaksikan salah satu penggiat gebuk bantal terjatuh karena pukulannya meleset.

Di lokasi ini, bukan hanya Gebuk Bantal, tetapi ada Lomba Terompa Panjang, Lari Balok, Tarik Tambang, Enggrang, Dagongan, pencak silat tradisional, dan Hadang (Gerobak Sodor).  ***

wwwwww