Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
10 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Opini

Perantau Minang Joni Hendra Jadi Korban KKB Papua, IKM Bantu Pemulangan Jenazah

Perantau Minang Joni Hendra Jadi Korban KKB Papua, IKM Bantu Pemulangan Jenazah
Perantau Minang yang tewas ditembak KKB dipulangkan ke Padang (dok istimewa)
Minggu, 27 Juli 2025 10:56 WIB

JAKARTA – Joni Hendra, perantau asal Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, tewas akibat serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua Tengah. Jenazahnya telah berhasil dipulangkan ke keluarganya di Merangin, Jambi, Sabtu (26/7/2025).

Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM), Andre Rosiade, menyatakan duka mendalam atas insiden yang menimpa warga Minang di tanah rantau. Ia menyebut pemulangan jenazah tidaklah mudah karena kondisi geografis dan akses terbatas.

"Korban awalnya direncanakan dimakamkan di kampung halamannya, namun keluarga sepakat untuk dimakamkan di Jambi. Ini hasil kerja sama luar biasa antara IKM Papua, keluarga korban, dan aparat setempat," kata Andre, Minggu (27/7/2025).

Ketua DPW IKM Papua, Zulhendri Sikumbang, memimpin langsung koordinasi lapangan sejak kabar meninggalnya korban diterima. Proses pemulangan sempat terkendala pembatalan jadwal penerbangan dari Sugapa ke Timika.

Melalui bantuan perwira kepolisian dan komunikasi dengan Kapolres Sugapa, jenazah akhirnya berhasil diberangkatkan dua jam kemudian dari Bandara Sugapa ke Timika, pukul 08.30 WIT.

Di Bandara Moses Kilangin Timika, jenazah disambut warga IKM dan langsung dibawa ke RSUD Timika. Di sana jenazah dimandikan, dikafani, lalu dimasukkan ke peti untuk diberangkatkan ke Sumatera Barat.

"Pukul 10.30 WIT jenazah diberangkatkan dari Timika menuju Bandara Internasional Minangkabau dan selanjutnya ke Jambi," terang Andre.

Ia menegaskan, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya solidaritas perantau, serta perlindungan terhadap warga sipil di wilayah konflik.

"Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan, dan tidak ada lagi korban kekerasan bersenjata di Papua," tutupnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Opini, Binawidya, Rumbai
wwwwww