Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
5 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Cendekia

Warga Sipil Tewas Ditembak KKB di Intan Jaya, Ternyata Berasal dari Sumbar

Warga Sipil Tewas Ditembak KKB di Intan Jaya, Ternyata Berasal dari Sumbar
Korban bernama Joni Hendra tewas ditembak oleh anggota KKB Papua di Kios Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Jumat (25/7/2025) sekitar pukul 13.40 WIT.
Sabtu, 26 Juli 2025 20:04 WIB

PADANG – Kabar duka datang dari Papua. Seorang warga sipil bernama Joni Hendra, yang diketahui berasal dari Sumatera Barat, menjadi korban kebrutalan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Jumat (25/7/2025) siang.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 13.40 WIT saat korban tengah melayani pembeli di kios miliknya. Pelaku yang diidentifikasi sebagai Yonial Kobogah, anggota KKB pimpinan Apen Kobogau, menembak korban dari jarak sekitar tujuh meter menggunakan senjata api laras pendek.

"Korban sempat dibawa ke Puskesmas Bilorai, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka tembak serius," ujar Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, Sabtu (26/7/2025).

Pelaku langsung melarikan diri ke perbukitan di sekitar Kampung Wandoga usai kejadian. Satgas Damai Cartenz yang menerima laporan segera merespons dengan mengamankan lokasi dan mengejar pelaku.

"Kami mengecam keras aksi ini. Satgas akan terus memburu dan menindak tegas siapapun yang mengganggu keamanan masyarakat Papua," tegas Faizal.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi. Ia meminta warga turut mendukung aparat dengan memberikan informasi terkait pelaku.

Kejadian ini menambah daftar panjang kekerasan bersenjata oleh kelompok separatis bersenjata di Papua. Satgas terus berupaya menegakkan hukum dan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.

Dalam insiden terpisah, seorang pria bernama Andi Hasan (30) juga ditemukan tewas dengan luka tusuk di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Kamis (24/7/2025). Ia diduga kuat menjadi korban serangan kelompok KKB, berdasarkan pengakuan TPNPB di media sosial.

Pihak keluarga Joni Hendra di Sumbar dilaporkan tengah menunggu proses pemulangan jenazah. Duka mendalam menyelimuti kampung halaman korban di ranah Minang. ***

wwwwww