Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Kampus

RI Gabung ke BRICS, Legislator: Bisa Bantu Kurangi Ketergantungan Pada Ekonomi Barat

RI Gabung ke BRICS, Legislator: Bisa Bantu Kurangi Ketergantungan Pada Ekonomi Barat
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri KTT BRICS 2025 di Rio de Janeiro, Brasil. (Dok. Sekretariat Presiden)
Minggu, 20 Juli 2025 16:51 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Indonesia resmi bergabung dengan BRICS sebagai anggota penuh pada tanggal 6 Januari 2025, seperti yang diumumkan oleh pemerintah Brasil. Bergabungnya Indonesia ini menandai perluasan BRICS dan membuka peluang baru bagi kerja sama ekonomi dan diplomasi, meskipun juga terdapat tantangan yang perlu diwaspadai.

Anggota DPR RI Firman Soebagyo mengatakan ada dampak positif dan negatif yang harus diamati Pemerintah karena sudah masuk dalam keanggotaan BRICS.

Menurut Firman dari peningkatan pengaruh global, BRICS merupakan kelompok ekonomi emerging yang berpengaruh, sehingga bergabung dengan BRICS dapat meningkatkan pengaruh Indonesia di forum internasional.

Terlebih, BRICS dapat menjadi mitra dagang yang potensial bagi Indonesia, meningkatkan perdagangan dan investasi.

"Bergabung dengan BRICS dapat membantu Indonesia mengurangi ketergantungan pada ekonomi Barat dan meningkatkan diversifikasi ekonomi," kata Firman kepada wartawan, Minggu (20/7/2025).

Disisi lain, Firman berpandangan Amerika Serikat (AS) mungkin tidak senang dengan bergabungnya Indonesia ke BRICS, karena BRICS dianggap sebagai kelompok yang menantang dominasi ekonomi Barat.

Apalagi, lanjut legislator dapil Jateng III ini  BRICS memiliki kepentingan yang berbeda-beda, sehingga Indonesia perlu memastikan bahwa kepentingannya sejalan dengan kelompok tersebut.

"Bergabung dengan BRICS memerlukan implementasi kebijakan yang efektif untuk memanfaatkan peluang dan mengatasi tantangan," tegas politikus senior Golkar ini.

Untuk itu, Firman yang juga Waketum KADIN ini mengingatkan dalam membuat keputusan, Indonesia perlu mempertimbangkan kepentingan nasional dan melakukan analisis yang komprehensif tentang potensi manfaat dan risiko bergabung dengan BRICS. ***

wwwwww