Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
3 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Jelang SEA Games ke-33 Thailand 2025, Timnas Cricket Putri Indonesia Juara di Singapura

Jelang SEA Games ke-33 Thailand 2025, Timnas Cricket Putri Indonesia Juara di Singapura
Timnas Cricket Putri Indonesia. (PP PCI)
Senin, 07 Juli 2025 23:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Timnas Cricket Putri Indonesia menorehkan hasil meraih gelar juara pada Indo Singa Women’s Friendship Cup 2025 di Singapura. Dalam rangkaian laga persahabatan yang digelar 30 Juni hingga 6 Juli 2025 kemarin, Indonesia tampil solid dan menumbangkan tuan rumah pada semua pertandingan yang selesai dimainkan, baik di format T10 maupun T20I.

Pada seri T10, Indonesia mencatat dua kemenangan meyakinkan. Pada 3 Juli, Indonesia menang telak 50 run usai mencetak 102/2 dalam 10 over dan membatasi Singapura di 52/3. Dua hari kemudian, Indonesia kembali unggul dengan 6 wicket setelah menahan lawan hanya di 29/7. Pemain seperti Desi Wulandari dan Ni Putu Ayu Nanda tampil menonjol di batting, sementara Derni Rambu Bangi menjadi andalan bowling dengan 4 wicket.

Di seri T20I, satu pertandingan pada 2 Juli dihentikan akibat hujan, tetapi Indonesia menyapu bersih dua laga berikutnya. Pada 3 Juli, Indonesia menang 9 wicket, mengejar target 49 hanya dalam 6,1 over. Laga terakhir pada 5 Juli dimenangkan lewat metode Duckworth-Lewis dengan selisih 18 run. Maria Corazon Konseng, Desi Wulandari, dan Ni Luh Ketut Wesi menjadi pilar performa tim, dengan Ni Luh Ketut Wesi mencatatkan perolehan poin individu tertinggi. Turnamen ini juga menjadi ajang try out penting bagi skuad Merah Putih yang sedang mempersiapkan diri menghadapi SEA Games ke-33 Thailand 2025.

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Cricket Indonesia (PP PCI), Abhiram S. Yadav, menegaskan bahwa hasil di Singapura bukan hanya soal kemenangan, melainkan bagian dari proses pembinaan yang lebih luas.

“Kemenangan di Singapura adalah bukti kemajuan program pembinaan kita. Tapi yang lebih penting, ini kesempatan untuk mengukur kesiapan dan membangun kepercayaan diri menghadapi SEA Games Thailand 2025. Kami ingin anak-anak tetap disiplin, fokus, dan terus berkembang,” ujar Abhiram S. Yadav di Jakarta, Senin (7/7/2025).

Senada, Sekretaris Jenderal PCI, Albert Tangkudung, menilai uji tanding internasional seperti ini sangat penting untuk membiasakan atlet bertanding di luar negeri. “Ini bukan hanya soal hasil, tapi juga pengalaman bertanding dengan atmosfer internasional. Kami berterima kasih atas kerja keras semua pihak. Hasil ini jadi modal penting untuk menghadapi SEA Games,” kata Albert.

Selain menjadi persiapan teknis, rangkaian pertandingan di Singapura juga dinilai sebagai bentuk diplomasi olahraga antar-negara. Melalui kejuaraan persahabatan semacam ini, federasi berharap hubungan baik antar-pemain, pelatih, dan pengurus di kawasan Asia Tenggara dapat semakin erat.

Diplomasi olahraga diyakini menjadi salah satu cara membangun kepercayaan, saling pengertian, dan kerja sama yang lebih luas di tingkat regional.

Dengan performa yang kian matang dan kontribusi merata dari pemain senior maupun muda, Timnas Cricket Putri Indonesia diharapkan semakin percaya diri menghadapi tantangan di SEA Games Thailand 2025 sekaligus menguatkan posisinya di peta cricket Asia Tenggara. ***

wwwwww