Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
6 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
5
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Anjali Runner Up Pusaka Internastional Junior Championship 2025

Anjali Runner Up Pusaka Internastional Junior Championship 2025
Petenis putri Indonesia, Anjali Kirana Junarto dan Azuna Ichioka. (Ist)
Minggu, 06 Juli 2025 21:40 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Petenis Indonesia, Anjali Kirana Junarto (17) harus puas berada di posisi runner up tunggal putri turnamen Pusaka International Junior Championship 2025. Dalam pertandingan final di lapangan tenis The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Minggu (6/7/2025), unggulan kelima itu terpaksa mengakui keuletan seeded kedua, Azuna Ichioka dari Jepang. Anjali kalah rubber set 6-4, 1-6, 4-6.

Kendati menuai hasil tak sesuai harapan, Anjali melihat kekalahan pada laga final ini dengan kacamata positif.

"Sebelum final di ITF Pusaka Indinesia Jakarta ini, saya sudah dua kali kalah darinya. Di J300 Nonthaburi, Thailand dan J200 Kuala Lumpur, Malaysia. Skornya makin ketat, bahkan saya bisa ambil satu set di sini," tutur petenis yang berlatih di Sportama Tennis Insitut Jakarta ini.

'Sepertinya masih perlu ketemu sekali lagi agar bisa menang," selorohnya usai laga.

Dari turnamen ITF J60, level ITF World Tennis Tour Juniors tertinggi yang singgah di Tanah Air ini, tuan rumah hanya mampu mengantongi setengah gelar. Wakil Merah Putih, Abigail Elham yang berduet dengan Yeseo Park (Korsel) meraih podium tertinggi ganda putri.

Unggulan kedua itu menyisihkan pasangan tuan rumah, Joanne Lynn Hartono /Gwen Emily Kurniawan. Sementara duo Kentoeng Tennis Academy Sukoharjo, M. Akmal Junaini /Michal Ihsan Wicaksana yang juga berada di posisi kedua ganda putra.***

wwwwww