Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
8 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Amelia Juara Tunggal dan Ganda Kentoeng Open Cup 2025

Amelia Juara Tunggal dan Ganda Kentoeng Open Cup 2025
Amelia Tennizya Putri. (PP Pelti)
Jum'at, 04 Juli 2025 16:45 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SUKOHARJO - Para petenis unggulan mendominasi gelaran Detec Kentoeng Open Cup 2025. Pada babak final di lapangan tenis Gelora Merdeka Sukoharjo, Jawa Tengah, Jumat, 4 Juli 2025, enam petenis muda mengawinkan gelarnya. Salah satunya Amelia Tennizya Putri, asal Bogor, Jawa Barat, yang menguasai sektor putri Kelompok Umur (KU) 16 tahun.

"Aku enggak menyangka juara tunggal sekaligus ganda. Tahun lalu, aku cuma menang ganda di ajang Detec. Apalagi, Fadia pemain bagus, yang pernah mengalahkan Maula Saya, atlet timnas," tutur Amelia, siswi SMP Indika Bogor.

Amel menjuarai tunggal putri usia mengatasi unggulan teratas wakil Yogyakarta, Fadia Fizza Widikusuma. Unggulan ketiga Turnanen Diakui PP Pelti (TDP)  ini menang dalam dua set langsung, 7-6(4), 1-0 RET. Bermain ketat di set pertama, kunci kemenangannya pagi ini adalah konsisten dan tidak kenal menyerah.

"Awalnya aku cukup nervous bermain di final. Servisku lumayan sering double fault, pukulanku terlalu lemah dan tidak terarah. Di tie break, sempat menangis juga karena terus-terusan disusul skornya. Untungnya, coach Sonny selalu menyemangatiku dan memintaku mulai nembak," tutur Amelia, penggemar Aryna Sabalenka.

Amel pun berhasil mempertahankan gelarnya pada sektor ganda. Berpasangan dengan wakil Kabupaten Semarang, Getsa Zainine, Amel mengatasi duet Fadia Fizza/Kaitlyn Wijaya tanpa mengeluarkan keringat. Lawannya memutuskan retired ketika pertandingan siang hari baru melangsungkan dua gim set pembuka.

"Setelah ini, aku berencana naik kelas ke KU 18 di ajang nasional. Selain itu, aku juga mau nyoba bermain di kejuaraan Internasional. Debutku mungkin akan kulakukan di ajang ITF J60 Widjojo Surabaya akhir tahun ini," pungkasnya.

Selain Amel, pencapaian serupa turut dicatat lima petenis muda lainnya, Aleisha Maheswari (KU 10  Putri), Saafia Deviani (KU 12 Putri), Quorra Princy (KU 14 Putri), Abizar Maulana (KU 10 Putra), dan Azka Azzam (KU 16 Putra).

Dengan hasil ini, Kejuaraan Nasional yang berkat kerja sama Deddy Prasetyo Tennis Club dan Kentoeng Tennis Academy resmi berakhir. Anshari Nurshida, direktur turnamen, mensyukuri lancarnya penyelenggaraan sepekan ini yang menggunakan tiga lapangan berbeda di Sukoharjo, yakni Gelora Merdeka, Kentoeng Tennis Academy, dan Kridasena. Ia pun mengharapkan para peserta terus mengasah diri dan kemampuan. ***

wwwwww