Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
5 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
12 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Cendekia

Kurir Dianiaya dan Dirampok Rp1,5 Juta Saat Antar Paket COD karena Paket Tak Sesuai

Kurir Dianiaya dan Dirampok Rp1,5 Juta Saat Antar Paket COD karena Paket Tak Sesuai
Seorang kurir dianiaya hingga dicekik saat mengantar barang dengan metode COD di Pamekasan, Madura.
Rabu, 02 Juli 2025 22:28 WIB

PAMEKASAN – Nasib nahas dialami Irwan Siskiyanto (21), kurir ekspedisi asal Dusun Bringah, Desa Dasok, Kecamatan Pademawu. Ia menjadi korban penganiayaan dan perampasan saat mengantar paket metode cash on delivery (COD) ke rumah seorang pelanggan di Jalan Teja, Desa Laden, Kabupaten Pamekasan, Senin (30/6/2025).

Kejadian bermula saat Irwan menyerahkan paket ponsel yang dipesan oleh pelanggan bernama Arif, atau biasa disapa Ayik. Begitu menerima barang, Arif merasa tidak puas dan langsung meluapkan emosinya kepada Irwan.

Dalam video yang beredar luas, Arif tampak mencekik leher Irwan hingga mulutnya berdarah. Tak berhenti di situ, sang istri justru merekam kejadian tersebut sambil mengambil dompet Irwan dan merampas uang senilai Rp1,5 juta—uang pembayaran COD dari paket yang diantar.

Irwan sempat menjelaskan bahwa ia hanya bertugas mengantarkan barang, bukan penanggung jawab isi paket. Namun penjelasan itu tidak digubris, dan Irwan justru menjadi korban kekerasan.

"Uangku diambil itu," kata Irwan dalam rekaman video, sementara istri pelaku dengan santai menjawab, "Cuma ambil uang punyaku."

Atas insiden tersebut, Irwan membuat laporan ke Polres Pamekasan dengan nomor LP/B/251/VI/2025/SPKT/Polres Pamekasan/Polda Jawa Timur. Ia melaporkan penganiayaan dan perampasan yang dialaminya sekitar pukul 10.45 WIB.

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, Iptu Doni Setiawan, membenarkan adanya laporan tersebut dan memastikan kasus akan ditangani sesuai prosedur yang berlaku. 

Kejadian bermula saat Irwan menyerahkan paket ponsel yang dipesan oleh pelanggan bernama Arif, atau biasa disapa Ayik. Begitu menerima barang, Arif merasa tidak puas dan langsung meluapkan emosinya kepada Irwan.

Dalam video yang beredar luas, Arif tampak mencekik leher Irwan hingga mulutnya berdarah. Tak berhenti di situ, sang istri justru merekam kejadian tersebut sambil mengambil dompet Irwan dan merampas uang senilai Rp1,5 juta—uang pembayaran COD dari paket yang diantar.

Irwan sempat menjelaskan bahwa ia hanya bertugas mengantarkan barang, bukan penanggung jawab isi paket. Namun penjelasan itu tidak digubris, dan Irwan justru menjadi korban kekerasan.

"Uangku diambil itu," kata Irwan dalam rekaman video, sementara istri pelaku dengan santai menjawab, "Cuma ambil uang punyaku."

Atas insiden tersebut, Irwan membuat laporan ke Polres Pamekasan dengan nomor LP/B/251/VI/2025/SPKT/Polres Pamekasan/Polda Jawa Timur. Ia melaporkan penganiayaan dan perampasan yang dialaminya sekitar pukul 10.45 WIB.

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, Iptu Doni Setiawan, membenarkan adanya laporan tersebut dan memastikan kasus akan ditangani sesuai prosedur yang berlaku.

Kejadian bermula saat Irwan menyerahkan paket ponsel yang dipesan oleh pelanggan bernama Arif, atau biasa disapa Ayik. Begitu menerima barang, Arif merasa tidak puas dan langsung meluapkan emosinya kepada Irwan.

Dalam video yang beredar luas, Arif tampak mencekik leher Irwan hingga mulutnya berdarah. Tak berhenti di situ, sang istri justru merekam kejadian tersebut sambil mengambil dompet Irwan dan merampas uang senilai Rp1,5 juta—uang pembayaran COD dari paket yang diantar.

Irwan sempat menjelaskan bahwa ia hanya bertugas mengantarkan barang, bukan penanggung jawab isi paket. Namun penjelasan itu tidak digubris, dan Irwan justru menjadi korban kekerasan.

"Uangku diambil itu," kata Irwan dalam rekaman video, sementara istri pelaku dengan santai menjawab, "Cuma ambil uang punyaku."

Atas insiden tersebut, Irwan membuat laporan ke Polres Pamekasan dengan nomor LP/B/251/VI/2025/SPKT/Polres Pamekasan/Polda Jawa Timur. Ia melaporkan penganiayaan dan perampasan yang dialaminya sekitar pukul 10.45 WIB.

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, Iptu Doni Setiawan, membenarkan adanya laporan tersebut dan memastikan kasus akan ditangani sesuai prosedur yang berlaku. ***

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Sumber:disway.id
Kategori:Cendekia, Warga Bertuah
wwwwww