Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
18 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
2
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
16 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
3
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
19 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
19 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
5 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Sepakbola
3 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Home  /  Berita  /  Opini

Terima SP3, Lika Tamher Tikam Dua Bos China di Kawasan Industri Nikel

Terima SP3, Lika Tamher Tikam Dua Bos China di Kawasan Industri Nikel
Rekaman CCTv saat peristiwa terjadi.
Jum'at, 27 Juni 2025 10:32 WIB

JAKARTA – Aksi penikaman terjadi di PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, Senin (23/6/2025). Seorang pegawai lokal, Lika Tamher, menusuk dua tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok setelah diberi surat peringatan ketiga (SP3).

Kejadian berlangsung di area Smelter W, KM 15 kawasan tambang nikel tersebut. Pelaku menikam Manajer PT LTP, Wen Qiang, sebanyak empat kali di bagian perut dan dada. Tak lama kemudian, Lika berjalan menuju ruang meeting PT LTL dan menusuk Foreman Zhao Xiang satu kali di pinggang.

"Kejadian ini dipicu pemberian SP3 kepada pelaku yang kemudian dibarengi pemecatan. Pelaku membawa senjata tajam dan menyerang dua atasannya," kata Kasi Humas Polres Halmahera Tengah, Ipda Ramli Soleman, Kamis (26/6/2025).

Rekaman CCTV yang beredar luas menunjukkan pelaku sempat berdialog sebelum melancarkan serangan mendadak. Beberapa karyawan lain mencoba menghentikan aksi tersebut, namun pelaku mengancam dengan pisau.

Setelah melakukan penikaman, Lika melarikan diri ke Ternate. Ia berhasil dibekuk aparat pada Rabu dini hari (25/6/2025) dan kini ditahan di Mapolres Halmahera Tengah.

"Korban masih dirawat akibat luka tusukan. Penyelidikan terhadap motif dan hubungan kerja antara pelaku dan korban masih berlangsung," sambung Ramli.

Hingga kini, pihak PT IWIP belum memberikan tanggapan resmi atas insiden berdarah tersebut. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:kompas.com
Kategori:Opini
wwwwww