Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
24 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
2
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
5
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Menpora Dito Ambil Tanggung Jawab Saat Hasil di Olimpiade 2024 Paris Tidak Sesuai Harapan

Menpora Dito Ambil Tanggung Jawab Saat Hasil di Olimpiade 2024 Paris Tidak Sesuai Harapan
Menpora Dito Ariotedjo. (Humas Kemenpora)
Kamis, 08 Agustus 2024 17:11 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo, dengan berjiwa besar mengambil tanggung jawab penuh atas perolehan medali sementara para wakil Indonesia di pentas Olimpiade 2024 Paris lantaran tidak sesuai dengan harapan.

Hal tersebut secara tegas diungkapkannya melalui story media sosialnya dan dibeberapa WA Grup, pada hari Kamis (8/8/2024) sore, setelah Indonesia baru mengoleksi 1 medali perunggu lewat atlet bulutangkis Gregoria Mariska Tunjung.

"Sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, saya mengambil TANGGUNG JAWAB PENUH dan memohon maaf kepada masyarakat indonesia karena perolehan sementara yang didapat di Olimpiade tidak sesuai harapan dan ekspektasi," tulisnya.

Meski demikian, ia pun menyebutkan jika persiapan atlet sudah mendapat dukungan penuh dari pemerintah untuk dapat berlaga di ajang Olimpiade. "Kami dapat memastikan persiapan para atlet sudah didukung semaksimal mungkin sampai mereka bisa menjadi Olympian, panggung tertinggi seorang Olahragawan di Dunia," tambahnya.

Akan tetapi, masih ada beberapa wakil Indonesia yang berpeluang untuk meraih medali, khususnya medali emas. Oleh karena itu, dirinya meminta masyarakat untuk tetap mendukung dan mendoakan anak bangsa yang tengah berjuang dapat meraih prestasi yang diharapkan.

"Untuk hari ini saya mengajak bersama-sama kita dukung dan doakan, atlet-atlet Indonesia yang masih berjuang meraih medali, Vedrig di Panjat Tebing, Rizki dan Nurul Akmal di Angkat Besi, dan Bernard di Balap Sepeda agar bisa tampil lepas dan meraih hasil maksimal," pintanya.

Di sisi lain, Menpora Dito mengaku bangga atas jerih payah dan perjuangan para atlet Indonesia yang masih berusia muda, dimana mereka sudah mampu bersaing di level tertinggi kompetisi dunia yakni Olimpiade, sehingga dirinya berharap para atlet tersebut menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya menyongsong multi event dunia lainnya, terlebih pada Olimpiade 2028 di Los Angeles, Amerika Serikat.

"Diluar itu, saya sebagai Menteri Pemuda juga sangat bangga atas pencapaian para Olympian muda yang tentunya bisa menjadi Inspirasi bagi anak-anak muda di seluruh bidang untuk dapat berkontestasi di panggung dunia. Sekali lagi mari kita tetap mendukung anak-anak bangsa yang sedang berjuang di Paris," pungkasnya.

Seperti diketahui, sejatinya Indonesia masih memiliki peluang meraih medali emas pada Olimpiade 2024, seperti dari cabor panjat tebing, dimana Veddriq Leonardo akan menghadapi wakil tuan rumah Bassa Mawem di babak perempat final nomor speed putra yang dijadwalkan pada pukul 17.35 WIB di Le Boruget Climbing Venue.

Jika menang, Veddriq akan tampil di semifinal yang akan digelar di tempat yang sama pada pukul 17.46 WIB. Dan jika menang, dirinya akan langsung berlaga memperebutkan medali emas pada pukul 17.54 WIB.

Adapun Bernard van Aert yang tampil di cabor balap sepeda nomor omnium putra akan berlaga mulai pukul 22.38 WIB. Sedangan dari cabor angkat besi, Indonesia masih memiliki jagoan, yakni lifter Rizki Juniansyah yang akan tampil di nomor 73kg putra, dimana pertandingannya akan berlangsung pada hari Jumat (9/8/2024) dini hari pukul 00.30 WIB.***

wwwwww